Publikasi-terkini.com° Jombang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang mengamankan seorang pemuda berinisial DAP (23), yang diduga kuat memiliki bahan peledak ilegal. Penangkapan ini terjadi dalam rangka Operasi Pekat Semeru 2026, yang menargetkan penyakit masyarakat di wilayah hukum Jombang.
DAP, seorang mahasiswa asal Dusun Kedungmangu, Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang, diamankan pada Minggu (1/3/26) malam sekitar pukul 21.00 WIB di kawasan Desa Tampingmojo. Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas mencurigakan terkait pengolahan bahan peledak petasan.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan bahwa informasi yang diterima dari warga setempat langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam. “Berbekal informasi akurat dari masyarakat, tim Resmob segera melakukan pendalaman dan penyelidikan di lokasi. Hasilnya, kami menemukan tersangka beserta sejumlah barang bukti bahan kimia berbahaya,” ujar AKP Dimas, Selasa (10/3/26).
Dalam penggeledahan di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk membuat petasan dalam jumlah besar. Beberapa bahan bukti yang disita antara lain 1 kg bubuk bahan peledak siap pakai, 1 kg bubuk boster kelengkeng, 87 gram sisa obat mercon beserta wadahnya, serta beberapa peralatan pendukung lainnya, seperti sumbu hijau, timbangan digital, dan gulungan kertas (selongsong).
Dari hasil interogasi, DAP mengaku memperoleh seluruh bahan peledak tersebut melalui platform media sosial. Menariknya, DAP mempelajari teknik pembuatan bahan peledak secara otodidak. “Tersangka memesan bahan-bahannya secara online, kemudian diracik sendiri di rumahnya,” tambah AKP Dimas.
Saat ini, DAP telah ditahan di Mapolres Jombang dan dijerat dengan Pasal 306 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) terkait penguasaan dan kepemilikan bahan berbahaya tanpa izin resmi. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan pemasok bahan peledak tersebut. (SH)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini