Menu

Bambang Haryo Tinjau Terminal Purabaya, Sampaikan Hal Ini

Maret 9, 2026

Sidoarjo – Pemerintah memastikan kesiapan sarana transportasi darat untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026 di Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, Bambang Hermanto, saat mendampingi sidak di Terminal Purabaya.

Bambang Hermanto mengatakan pihaknya telah melakukan ramp check terhadap armada bus reguler maupun bus pariwisata yang akan digunakan sebagai armada cadangan selama masa angkutan Lebaran.

“Kami sudah melakukan ramp check terhadap bus-bus, termasuk bus pariwisata yang akan dijadikan cadangan. Tujuannya memastikan seluruh armada laik jalan dan aman digunakan saat angkutan Lebaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah armada bus di Jawa Timur dinilai cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik.

Menurutnya, saat ini tersedia lebih dari 1.000 unit bus yang siap beroperasi.

“Jika satu bus berkapasitas sekitar 30 penumpang, berarti ada kapasitas sekitar 30 ribu penumpang. Sementara puncak keberangkatan biasanya sekitar 23 ribu penumpang, sehingga masih sangat aman,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Hermanto juga menanggapi usulan dari anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, terkait pemasangan videotron di terminal.

Baca Juga :  AMI Resmi Adukan Aboe Bakar Al Habsyi ke Ketua DPR RI dan MKD, Desak Sanksi Tegas atas Dugaan Pelanggaran SARA

Menurutnya, usulan tersebut dinilai sangat baik dan saat ini sedang dalam proses pengadaan.

“Videotron sedang dalam proses pengadaan. Nantinya masyarakat bisa melihat jadwal keberangkatan dan informasi tarif dengan jelas,” ujarnya.

Selain itu, pihak BPTD juga berencana membangun pusat penjualan tiket atau ticketing center yang nyaman dan dilengkapi pendingin ruangan di area terminal setelah masa Lebaran.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik sejak berada di terminal hingga selama perjalanan.

“Kami ingin pengguna transportasi merasa nyaman sejak berada di terminal hingga saat berada di dalam bus, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode