Menu

Bangkit dari Keterpurukan, Jasuli Buktikan Nafkah Halal Tak Kenal Gengsi

Februari 17, 2026
1/4
2/4
3/4
4/4

Publikasi-terkini° Surabaya _ Perjuangan hidup tak selalu berjalan mulus. Hal itu dirasakan Jasuli, pemuda tangguh asal Desa Pesarenan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, yang kini bangkit dari masa sulit demi menghidupi istri dan anaknya.

Sebelumnya, Jasuli bekerja sebagai pekerja harian lepas (PHL) di sebuah perusahaan pabrik tepung milik Bogasari Flour Mills di Jl. Nilam Timur No. 16, Tanjung Perak, Kota Surabaya. Namun, karena kendala internal perusahaan, kontraknya tidak diperpanjang.

Kondisi itu membuat Jasuli harus menghadapi masa menganggur cukup lama.

“Selama enam bulan saya nganggur, hidup ini rasanya gelap, tanpa arah,” ujarnya singkat, pada Selasa (17/2/2026).

Meski begitu, keadaan tersebut tidak mematahkan semangatnya sebagai kepala rumah tangga. Awal tahun 2026 menjadi titik balik kehidupannya. Sejak 1 Januari 2026, Jasuli memutuskan mencoba profesi baru sebagai pedagang kaki lima.

Kini ia berjualan telor gulung di Jalan Raya Hangtuah, Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Surabaya. Usahanya mulai berjalan dengan jadwal tetap. Pada hari biasa ia berjualan mulai pukul 16.00 WIB, sementara pada hari Minggu ia membuka lapak sejak pagi pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, lalu kembali berjualan sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga :  Kompolnas Resmi Luncurkan Kompolnas Awards 2026, Apresiasi Kinerja Terbaik Satker Polri

Dari usahanya itu, penjualan cukup stabil. Pada hari Minggu ia bisa menghabiskan lebih dari tiga kilogram telur, sedangkan pada hari biasa sekitar dua kilogram. Telor gulung yang ia jual dibanderol dengan harga terjangkau, yakni Rp1.000 untuk isi mie dan sosis, serta Rp1.500 untuk isi mie dan telur puyuh.

Jasuli mengaku bersyukur masih diberi jalan untuk mencari nafkah meski harus memulai dari nol.

“Alhamdulillah, daripada nganggur, saya sangat bersyukur karena masih diberikan jalan keluar oleh Sang Pencipta,” katanya.

Kisah Jasuli menjadi bukti bahwa semangat dan tekad kuat dapat membantu seseorang bangkit dari keterpurukan, sekaligus menginspirasi banyak orang agar tidak menyerah menghadapi kesulitan hidup.

 

(Basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode