Menu

Itwasda Polda Jatim Lakukan Asistensi dan Pengawasan Program MBG di Polres Gresik

Oktober 5, 2025

Publikasiterkini.com // Gresik – Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terus melakukan pengawasan dan asistensi terhadap pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh jajaran satuan wilayah. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar SPPG Polres Gresik yang berlokasi di Bumi Yosowilangon, Kecamatan Manyar.

Kegiatan asistensi dipimpin oleh Ketua Tim, Kombes Pol. Yayat Ruhiyat, dan dihadiri Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Wakapolres Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, serta jajaran pejabat utama dan operator SPPG.

Wakapolres Gresik Kompol Danu menjelaskan bahwa dapur utama SPPG Polres Gresik seluas 426,5 meter persegi telah beroperasi sejak 1 September 2025 dengan melibatkan 43 relawan.

“Hingga kini, layanan sudah menjangkau 3.206 penerima manfaat yang terdiri dari 13 sekolah, 1 SLB, dan 16 Posyandu,” ujarnya, Sabtu (4/10/2025).

Sebagai langkah pengembangan, Polres Gresik juga menyiapkan pembangunan tiga dapur tambahan di lokasi berbeda, yakni di eks Mapolres Lama Jalan Basuki Rahmat, eks Gedung Lap Tembak Jalan Brantas Randuagung, serta Lapangan Sunan Giri Manyarejo.

“Lokasi ini ditargetkan memperluas cakupan distribusi makanan bergizi,” tambahnya.

Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Kapolda Jatim Gelar Silaturahmi dengan DPD KSPSI AGN Jawa Timur

Dalam arahannya, Kombes Pol. Yayat Ruhiyat menegaskan pentingnya penerapan standar operasional tanpa celah pada seluruh proses pengolahan dan distribusi makanan bergizi. Ia menekankan kewajiban pelatihan bagi ahli gizi dan relawan dapur mengenai keamanan pangan siap saji.

“MBG harus higienitas total dari dapur hingga distribusi, dengan prinsip Zero Mistakes untuk memastikan program MBG Polri berjalan tanpa kesalahan,” tegas Kombes Pol. Yayat Ruhiyat.

Selain itu, ia juga mewajibkan penerapan standar kualitas terhadap bahan baku, makanan jadi, serta alat masak dan alat makan sesuai regulasi. Sebelum didistribusikan, makanan bergizi juga wajib melalui food security test harian untuk memastikan keamanan konsumsi.

Kombes Yayat menambahkan, pengawasan terhadap program MBG akan dilakukan secara berkala oleh gabungan tim dari Itwasda, Ditreskrimum, Bid Dokkes, dan Bid Labfor Polda Jatim.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan komitmen jajarannya untuk menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang disalurkan.

“Agar diperhatikan betul terkait higienitas. Semua menu harus dicek kelayakannya sebelum didistribusikan. Jangan sampai terjadi kesalahan seperti isu MBG belakangan ini,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung area dapur utama SPPG Polres Gresik. Tim Asistensi melihat secara detail proses pengolahan hingga pengemasan makanan sebelum didistribusikan ke penerima manfaat.

Baca Juga :  Operasi Patuh Semeru 2026: Polda Jatim Fokus Edukasi Tertib Berkendara Demi Keselamatan di Jalan Raya

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode