Publikasiterkini.com° Jakarta – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus mengungkapkan telah ada komunikasi dari partai politik koalisi pemerintah kepada PDIP terkait usulan pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Menurut Deddy, komunikasi tersebut masih bersifat informal dan dilakukan melalui pembicaraan santai antar elite partai.
“Lobi-lobi, saya kira pembicaraan-pembicaraan, ngobrol-ngobrol sudah,” ujar Deddy kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).
Anggota Komisi II DPR RI itu mengatakan fraksi PDIP telah diajak berdiskusi oleh sejumlah partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintah.
Namun, ia tidak merinci secara detail partai mana saja yang melakukan pendekatan langsung kepada PDIP.
“Ya kan sudah sangat tegas dari awal yang bicarakan itu Golkar, PAN, PKB, lalu diamini oleh Gerindra, kan gitu nih,” tuturnya.
Meski demikian, Deddy menegaskan hingga kini belum ada pembahasan resmi terkait perubahan sistem Pilkada dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi melalui DPRD. Seluruh komunikasi yang terjadi masih sebatas wacana dan obrolan informal.
Lebih lanjut, Deddy menekankan sikap PDIP tidak berubah sejak awal. Partainya tetap menolak wacana Pilkada melalui DPRD dan berpegang pada prinsip kedaulatan rakyat.
“Sikap kita kan sudah tegas dari awal, kita enggak akan berubah. Bahwa itu adalah hak rakyat yang tidak bisa diwakilkan pada segelintir orang di DPRD,” tegasnya.
Wacana perubahan sistem Pilkada belakangan kembali mengemuka dan memicu perdebatan publik, khususnya terkait komitmen terhadap demokrasi langsung dan partisipasi rakyat dalam memilih pemimpin daerah. (iN)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini