Menu

DLU Matangkan Strategi Mudik Lebaran 2026: Fokus Keselamatan, Logistik, dan Infrastruktur

Desember 4, 2025

Jawa Tengah – PT Dharma Lautan Utama (DLU) memastikan kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026 melalui koordinasi intensif dengan seluruh cabang di Indonesia. Persiapan dilakukan lebih awal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan peningkatan pengiriman logistik dua bulan sebelum hari raya.

Direktur Utama DLU, Erwin H Poedjono, menyampaikan persiapan mencakup penguatan SDM, penyediaan 50 kapal armada, sistem pembelian tiket bertahap, serta pemantauan arus barang. “Semua kami data dan antisipasi, terutama logistik yang biasanya meningkat,” ujarnya.

Lebaran 2026 diperkirakan memicu mobilitas besar melalui jalur laut karena pergeseran pola mudik yang lebih awal. Tradisi nyadran dan mudik dini diprediksi memperpanjang rentang kepadatan pelabuhan. DLU menargetkan pembelian tiket lebih teratur dengan sistem periode – dua bulan, satu bulan, dan dua minggu sebelum keberangkatan.

Selain pengaturan tarif yang lebih murah untuk pembelian awal, DLU menekankan aspek keselamatan pelayaran, mulai dari ketersediaan life jacket, pemeriksaan kapal, hingga kapasitas penumpang dalam batas aman.

Owner dan Penasehat Utama DLU Holding, Bambang Haryo Soekartono, menilai persiapan yang dilakukan DLU merupakan langkah profesional yang memberi manfaat langsung bagi negara. “Ini membantu pemerintah dan DPR dalam antisipasi arus mudik agar nanti berjalan lancar,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Jatim Panggil OPD Bahas Harga Telur Anjlok, Peternak Terancam Gulung Tikar

Menurut Bambang Haryo, kebijakan tarif murah sebelum hari H dapat mencegah lonjakan ekstrem. Ia juga berharap jumlah kapal dan infrastruktur pelabuhan seimbang.

Dari sisi eksternal, Ketua Umum GAPASDAP Khoiri Soetomo menekankan pentingnya perhatian pemerintah dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur pelabuhan. Ia mengatakan saat ini dermaga, breakwater, kolam pelabuhan, hingga sistem traffic masih belum memadai.

“Kalau tidak disiapkan dari sekarang, antrean saat puncak mudik bisa mencapai kilometer,” ujarnya. Ia juga meminta percepatan pembangunan jaringan tol menuju pelabuhan untuk mengurai kepadatan kendaraan.

DLU memperkirakan peningkatan jumlah penumpang sebesar 10–15 persen. Dengan berbagai persiapan tersebut, perusahaan berharap arus mudik melalui jalur laut bisa berlangsung lebih aman, tertib, dan terdistribusi merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode