Menu

Momentum Hari Santri 2026, Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Pesankan Pentingnya Pengabdian

Oktober 23, 2026

SURABAYA° Pt.COM _ Mengusung narasi mendalam “Santri Mengabdi, Negeri Berarti,” Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H., menyampaikan ucapan Selamat Hari Santri Nasional.

Momentum bersejarah ini hendaknya menjadi pijakan untuk merefleksikan kembali besarnya sumbangsih, keteladanan, dan nilai pengabdian santri bagi Indonesia.

​Dalam pesannya, AKP Adik Agus Putrawan menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan rekam jejak perjuangan para ulama dan santri.

Mereka tidak hanya berdiri di garis depan saat merebut dan mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga konsisten membentuk pondasi moral bangsa melalui pendidikan berkarakter, penanaman akhlak mulia, serta pemantapan nilai-nilai kebangsaan.

​”Selamat Hari Santri Nasional. Santri mengabdi, negeri berarti. Semoga semangat keteladanan para santri senantiasa hidup dan terus menjadi sumber inspirasi bagi seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda sebagai pilar masa depan Indonesia,” tutur AKP Adik Agus Putrawan.

​Merawat Karakter, Menguatkan Integritas Bangsa

​Di tengah dinamika peradaban yang terus bergerak cepat, peran pesantren dianggap semakin vital. Pendidikan pondok pesantren telah terbukti melahirkan pribadi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berintegritas, mandiri, disiplin, dan berempati tinggi.

Baca Juga :  Operasi Patuh 2026 Digelar, Korlantas Polri Dorong Budaya Keselamatan Berkendara Jadi Kebutuhan Utama

​AKP Adik Agus Putrawan berharap para santri mampu memperluas cakrawala pengabdian di berbagai sektor strategis—mulai dari pendidikan, sosial, ekonomi, hingga sains dan teknologi—tanpa sedikit pun merenggangkan akar moral dan jati diri bangsa.

​Di sisi lain, pesan ini sejalan dengan komitmen Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sikap jujur, disiplin, dan bertanggung jawab yang ditanamkan di dunia pesantren merupakan modal utama dalam membangun masyarakat yang taat hukum dan saling peduli.

​Sinergi yang harmonis antara ulama, santri, masyarakat, dan institusi kepolisian menjadi kunci penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah keragaman. Pengabdian tulus yang dibalut rasa cinta Tanah Air akan senantiasa memberi arti besar bagi kemajuan Indonesia yang harmonis, berdaya saing, dan berkeadilan.

 

(Basri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode