Menu

46 Tersangka Kasus Scamming Jaringan Internasional Dilimpahkan ke Kejari Surabaya

Agustus 26, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya _ Polrestabes Surabaya melimpahkan 46 tersangka kasus penipuan online jaringan internasional ke Kejaksaan Negeri Surabaya. Berkas perkara dinyatakan lengkap sehingga proses hukum dilanjutkan ke tahap persidangan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan merinci, dari 46 tersangka tersebut terdiri dari 36 warga negara China, 7 warga negara Taiwan, 4 warga negara Jepang, dan 3 warga negara Indonesia.

“Tersangka sudah kami serahkan beserta barang buktinya. Kami juga sudah memeriksa sejumlah korban di China dan Jepang,” ujar Luthfie saat konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan adanya warga negara Jepang yang diduga menjadi korban penculikan dan disekap di Surabaya. Dari penyelidikan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Dharmahusada Permai VII, polisi menemukan 2 WNA Jepang yang menjadi korban.

Di lokasi yang sama petugas juga mengamankan sejumlah perangkat elektronik dan dokumen yang diduga digunakan untuk operasional penipuan online. Selain itu diamankan 3 WNA China, 4 WNA Jepang lainnya, dan 2 WNI.

Pengembangan kasus kemudian mengarah ke TKP kedua di Jalan Embong Kenongo. Saat didatangi, rumah dalam kondisi kosong. Berdasarkan keterangan tersangka berinisial E, WNI, lokasi itu sebelumnya digunakan untuk praktik scamming yang melibatkan 32 WNA China.

Baca Juga :  Darurat Narkoba di Sidotopo: APH Didesak Bertindak Agresif dan Gulung Bandar di Lorong Surtikanti

Sebelumnya, Polrestabes Surabaya sempat merilis 44 tersangka. Dengan adanya pengembangan, jumlah tersangka bertambah menjadi 46 orang.

Luthfie mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya, khususnya yang melibatkan WNA. Laporan bisa disampaikan melalui hotline 110 atau melalui pesan Instagram resmi Kapolrestabes Surabaya.

“Kami akan menindaklanjuti baik kejahatan konvensional maupun kejahatan siber seperti scamming dan lainnya. Kami pastikan Surabaya aman dan tenteram,” tegasnya.(rs)

 

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode