Publikasiterkini.com° Gunung Bromo_ Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup sementara tiga akses wisata menuju Gunung Bromo. Penutupan dilakukan menyusul terjadinya kebakaran hutan di Blok Bantengan pada Senin, 3 Agustus 2025.
Kebijakan ini diambil untuk mempercepat proses pemadaman dan memastikan keselamatan pengunjung di kawasan konservasi.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan ada tiga pintu masuk yang ditutup mulai Senin pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.
“Tiga jalur yang ditutup meliputi Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.
Menurut Rudijanta, penutupan bersifat antisipatif. Petugas perlu ruang dan fokus penuh untuk memadamkan api tanpa terganggu aktivitas wisata.
“Untuk kelancaran upaya pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro ditutup untuk sementara,” katanya.
Berdasarkan laporan awal, titik api di Blok Bantengan pertama kali terdeteksi sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga Senin malam, tim gabungan masih berjibaku memadamkan api agar tidak merambat ke area lain di kawasan TNBTS.
Wisata Bromo Masih Dibuka Lewat Dua Jalur
Meski tiga akses ditutup, wisatawan masih bisa masuk ke Gunung Bromo melalui dua jalur alternatif, yaitu Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.
Namun ada pembatasan aktivitas. Pengunjung hanya diperbolehkan hingga area Lautan Pasir. Akses menuju Savana Bromo ditutup sementara demi alasan keselamatan.
Balai TNBTS mengimbau wisatawan untuk mematuhi arahan petugas dan memantau informasi resmi terkait pembukaan kembali ketiga jalur tersebut.(*)
Red


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini