Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengingatkan pemerintah agar segera menghadirkan insentif yang lebih kompetitif bagi kawasan industri. Menurutnya, tanpa kebijakan yang mampu bersaing dengan negara-negara ASEAN, Indonesia berpotensi kehilangan peluang investasi karena investor memilih memindahkan modal ke negara tetangga.
Pernyataan itu disampaikan Bambang Haryo dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja RUU Kawasan Industri Komisi VII DPR RI bersama Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Menurut Bambang, persaingan menarik investasi di kawasan semakin ketat sehingga Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan letak geografis yang strategis. Pemerintah juga harus menghadirkan kebijakan yang memberikan keuntungan nyata bagi investor.
Ia mendorong pemberian berbagai insentif, mulai dari tarif energi yang lebih kompetitif, keringanan perpajakan, kemudahan pembiayaan, hingga penyediaan infrastruktur dan sumber daya manusia yang terintegrasi. Menurutnya, langkah tersebut akan mendorong semakin banyak industri masuk ke kawasan industri dan meningkatkan daya saing nasional.
“Dengan kepastian hukum, insentif yang kompetitif, dan perizinan yang cepat, kita berharap industri tidak berpindah ke negara lain, tetapi justru semakin berkembang di Indonesia,” ujar Bambang.


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini