Menu

Wabup Bangkalan Sentil Kualitas Layanan Kesehatan: “Baik Buruknya Pemerintah Tercermin dari Sini!”

Juni 25, 2026

Publikasiterkini° Bangkalan _ Pelayanan kesehatan di Kabupaten Bangkalan kini berada di bawah sorotan tajam. Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far, menegaskan bahwa kualitas layanan kesehatan bukan sekadar urusan medis, melainkan cermin utama dari keberhasilan pelayanan publik pemerintah daerah di mata masyarakat.

​Hal tersebut disampaikannya saat membuka acara Sosialisasi Penguatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Hotel Rose Bangkalan, Selasa (23/6/2026).

​”Baik buruknya penilaian masyarakat terhadap pemerintah salah satunya tercermin dari kualitas pelayanan, termasuk dalam hal layanan kesehatan yang mereka terima. Karena itu, seluruh tenaga kesehatan harus mampu memberikan pelayanan yang profesional, cepat, ramah, dan sesuai standar,” tegas Fauzan di hadapan para peserta.

Bukan Cuma Soal Gedung dan Alat Canggih

​Dalam sambutannya, Wabup mengingatkan agar puskesmas dan klinik tidak terjebak pada modernisasi fisik semata. Peningkatan mutu pelayanan, menurutnya, tidak akan berdampak besar jika tidak diimbangi dengan perubahan sikap para tenaga kesehatan (nakes).

​Ada 4 poin krusial yang ditekankan oleh Wabup untuk diwujudkan di lapangan:

  • Kepatuhan terhadap SOP: Menjalankan prosedur medis tanpa kompromi.
  • Keselamatan Pasien: Menempatkan keamanan pasien sebagai prioritas tertinggi.
  • Kecepatan Penanganan: Menghilangkan birokrasi yang berbelit-belit saat warga butuh pertolongan.
  • Sikap Humanis: Melayani dengan senyuman, empati, dan keramahan.
Baca Juga :  Meski Padam, Sistem Cadangan KAI Jaga Layanan Tetap Lancar

​Fauzan juga memberikan peringatan keras kepada seluruh nakes agar mengevaluasi total sistem pelayanan yang ada. Ia berharap ke depan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat atau kasus kelalaian yang viral dan mencederai kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan milik daerah.

Sinergi Total Fasyankes Se-Bangkalan

​Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan ini dihadiri oleh seluruh elemen penting pelayanan kesehatan, mulai dari:

  1. ​Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bangkalan.
  2. ​Pengelola Klinik Pratama dan Klinik Utama.
  3. ​Tim Cluster Pendamping Binaan (TCPB).

​Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Nunuk Kristiani, dalam laporannya menjelaskan bahwa sosialisasi ini digelar untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes).

​”Penguatan mutu pelayanan ini adalah pondasi penting. Kita ingin mewujudkan layanan kesehatan di Bangkalan yang tidak hanya berkualitas dan aman, tetapi juga benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar Nunuk.

​Dengan adanya komitmen bersama ini, masyarakat Bangkalan kini menanti pembuktian nyata di lapangan: layanan kesehatan yang lebih humanis, cepat, tanpa diskriminasi.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode