Menu

Cegah Radikalisme Sejak Dini, Sat Binmas Polres Lumajang Edukasi Siswa MA Miftahul Ulum

Juni 25, 2026

Publikasiterkini.com° Lumajang – Upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme di kalangan generasi muda terus dilakukan oleh Sat Binmas Polres Lumajang.

Kali ini, anggota Sat Binmas memberikan sosialisasi dan edukasi kepada siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum, Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut mendapat sambutan positif dari para pelajar.

Mereka tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan terkait bahaya paham radikalisme, intoleransi, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian radikalisme, ciri-ciri kelompok yang menyebarkan paham radikal, faktor penyebab munculnya radikalisme, hingga dampak negatif yang dapat ditimbulkan terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Salah satu anggota Sat Binmas Polres Lumajang yang menjadi pemateri menjelaskan bahwa pelajar merupakan kelompok yang rentan menjadi sasaran penyebaran paham radikal, terutama melalui media sosial.

“Kami mengajak para siswa untuk lebih selektif dalam menerima informasi. Jangan mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya, termasuk ajakan-ajakan yang mengarah pada tindakan intoleran dan bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai Kompas Etika di Era Digital

Ia menambahkan, pemahaman yang baik tentang bahaya radikalisme menjadi bekal penting bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Melalui kegiatan ini kami berharap para pelajar mampu menjadi agen perdamaian di lingkungan sekolah maupun masyarakat serta turut menjaga kerukunan antar sesama,” tambahnya.

Sementara itu, Ps. Kasat Binmas Polres Lumajang, Iptu Irdani Isma, mengatakan bahwa sosialisasi tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan penyuluhan yang rutin dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pelajar, terhadap bahaya paham radikalisme.

“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibekali wawasan kebangsaan dan nilai-nilai toleransi sejak dini. Kami ingin memastikan mereka memiliki pemahaman yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham radikal maupun provokasi yang dapat memecah belah persatuan,” kata Iptu Irdani Isma.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini menjadi tantangan tersendiri karena berbagai informasi dapat dengan mudah diakses oleh siapa saja, termasuk pelajar.

“Karena itu kami mengimbau para siswa agar bijak menggunakan media sosial, mampu menyaring informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh hoaks, ujaran kebencian, maupun konten yang mengandung unsur intoleransi dan radikalisme,” tegasnya.

Baca Juga :  Polsek Sumbersuko Patroli di Selokambang dan Tumpak Selo, Pastikan Wisatawan Aman

Ia juga mengapresiasi pihak sekolah yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dengan terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara kepolisian dan lembaga pendidikan, kami optimistis upaya pencegahan radikalisme di kalangan pelajar dapat berjalan lebih efektif sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.

 

SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode