Menu

8 Titik Surabaya Terendam Banjir, Pemkot Gerak Cepat Sedot Air

Juni 22, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya _ Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Surabaya sejak dini hari, memicu genangan di sejumlah kawasan. Sedikitnya delapan titik sempat terdampak banjir akibat tingginya curah hujan yang berbarengan dengan kondisi pasang air laut.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun bergerak cepat dengan mengoperasikan 10 rumah pompa dan mengerahkan bantuan mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk mempercepat penyedotan air.

Kepala Bidang Jembatan dan Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Adi Gunita, mengatakan genangan sempat terjadi di sejumlah kawasan seperti Tanjungsari, Tambak Mayor, Bratang Binangun, Ngagel Jaya, Semolowaru, hingga Simo Kalangan.

“Hujan deras sejak subuh tadi menyebabkan adanya genangan di delapan titik di Surabaya. Selain karena hujan deras, penyebabnya juga karena adanya pasang surut air laut,” ujar Adi pada Radar Surabaya.

Menurutnya, kondisi pasang air laut sempat menjadi kendala dalam proses pembuangan air ke hilir sehingga petugas harus berjibaku lebih lama untuk mempercepat surutnya genangan.

“Tadi sampai agak siang kita masih bergulat untuk melakukan penanganan karena kondisi air laut masih pasang,” katanya.

Untuk mengatasi genangan tersebut, DSDABM mengoptimalkan 10 rumah pompa yang tersebar di sejumlah wilayah. Selain itu, armada mobil damkar juga diterjunkan guna membantu mempercepat penyedotan air dari kawasan terdampak.

Baca Juga :  Pemprov Jatim Koordinasi dengan PLN Antisipasi Pemadaman 445 MW di Jam Puncak

“Total ada 10 rumah pompa yang kita galakkan untuk menekan genangan ini. Selain itu ada juga bantuan mobil damkar yang kita kerahkan untuk membantu menurunkan genangan,” jelasnya.

Berkat upaya tersebut, kondisi genangan di sejumlah titik berangsur surut pada siang hari. Pemkot Surabaya memastikan petugas tetap bersiaga mengantisipasi potensi hujan susulan mengingat cuaca ekstrem dan pasang air laut masih berpotensi terjadi. “Alhamdulillah sekarang sudah surut,” pungkas Adi.(RS).

 

 

Shofa•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode