Menu

Tiga Rumah Hangus Terbakar di Wonokromo, Petugas Berjibaku Taklukkan Api di Akses Gang Sempit

Juni 20, 2026

Publikasiterkini° Surabaya _ Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Pulo Tegalsari Gang VI Nomor 23, Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Jumat (19/6/2026) petang. Dalam peristiwa tersebut, tiga petak rumah permanen satu lantai hangus terbakar.

Meski menghadapi medan yang cukup sulit karena lokasi berada di gang sempit, petugas gabungan berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Menurut keterangan warga setempat, kebakaran pertama kali diketahui saat suara adzan Maghrib berkumandang. Warga yang melihat kepulan asap dan api langsung berteriak meminta pertolongan serta berupaya melakukan penanganan awal sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya sekitar pukul 18.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera mengerahkan 12 unit armada yang terdiri atas tujuh unit tempur dan lima tim rescue menuju lokasi kejadian.

Unit Tempur Poskotis Joyoboyo menjadi armada pertama yang tiba di lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan pemadaman guna mencegah api semakin membesar dan menjalar ke rumah warga lainnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DPKP Kota Surabaya, Moch. Rokim, mengatakan tantangan utama dalam penanganan kebakaran tersebut adalah akses menuju titik api yang berada di dalam gang sempit.

Baca Juga :  RPH Tambak Osowilangun Buka Peluang Kerja Baru untuk Jagal Surabaya

“Petugas harus membentangkan selang hingga kurang lebih 100 meter untuk menjangkau lokasi kebakaran. Namun berkat respons cepat dan kerja sama seluruh tim, api berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih luas,” ujarnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.03 WIB. Selanjutnya, petugas melakukan proses pembasahan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai pada pukul 20.26 WIB.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, bangunan yang terdampak terdiri atas tiga rumah permanen satu lantai. Salah satunya merupakan rumah kosong berukuran sekitar 3 x 6 meter yang diduga menjadi titik awal munculnya api. Sementara dua rumah lainnya merupakan rumah yang masih dihuni warga dengan ukuran masing-masing sekitar 2 x 9 meter.

Salah satu rumah yang terdampak diketahui milik Rizal (42), warga setempat. Adapun rumah kosong yang diduga menjadi sumber awal kebakaran tercatat atas nama Imamah.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Moch. Rokim menegaskan, keberhasilan petugas melakukan pemadaman secara cepat menjadi faktor penting yang mencegah api menjalar ke bangunan lain di lingkungan permukiman padat penduduk.

Baca Juga :  Jaga Kamtibmas Kondusif, Polsek Kunir Gelar Silaturahmi Bersama PSHT Ranting Kunir

“Keselamatan warga dan pencegahan meluasnya kebakaran menjadi prioritas utama kami. Alhamdulillah, situasi dapat dikendalikan dan tidak ada korban dalam kejadian ini,” tambahnya.

Penanganan kebakaran dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain DPKP Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, Praja Kecamatan Wonokromo, Posko Terpadu Selatan, Polsek Wonokromo, serta pihak PLN.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan, kondisi lokasi dinyatakan aman dan kondusif. Selanjutnya, penyelidikan terkait penyebab kebakaran diserahkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

 

(KJN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode