Publikasiterkini.com° Surabaya _ Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf menegaskan pentingnya menindaklanjuti berbagai kunjungan delegasi luar negeri ke Jawa Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan dan kerja sama antarlembaga, khususnya di bidang legislatif.
Menurut Musyafak, saat ini DPRD di Indonesia masih belum diperbolehkan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri secara mandiri. Karena itu, peluang untuk membangun komunikasi dan kerja sama internasional lebih banyak dilakukan melalui kunjungan delegasi asing ke daerah.
“Saat ini DPRD belum diperbolehkan untuk kunjungan ke luar negeri. Kecuali apabila ada undangan kepada pihak eksekutif yang kemudian menyertakan DPRD, maka kemungkinan bisa dilakukan. Apalagi jika memang diundang langsung oleh negara yang akan dikunjungi,” ujarnya, Minggu (14/6).
Politisi PKB ini menjelaskan, kunjungan luar negeri yang tidak memiliki dasar undangan resmi atau agenda yang jelas sulit untuk direalisasikan. “Kalau kita hanya sekadar ke sana, kayaknya tidak bisa,” katanya.
Karena itu, Musyafak menilai setiap kunjungan dari pihak luar negeri ke Jawa Timur harus dimanfaatkan secara optimal untuk membangun komunikasi dan membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan.
Menurut dia, pertemuan antara lembaga legislatif dari berbagai negara dapat menjadi sarana bertukar pengalaman dan pengetahuan mengenai tata kelola pemerintahan, fungsi pengawasan, hingga proses pembentukan regulasi.
“Kunjungan pihak luar negeri ke Jawa Timur sangat perlu ditindaklanjuti. DPR yang ada di kedua wilayah sama-sama memiliki kesempatan untuk bertukar pikiran terkait berbagai hal yang positif, baik dalam bidang legislasi maupun pengawasan,” jelasnya.
Musyafak menambahkan, forum-forum semacam itu juga menjadi kesempatan bagi DPRD Jawa Timur untuk mempelajari bagaimana peran parlemen di negara lain dalam mendukung pembangunan daerah serta mengawal kebijakan pemerintah.
“Termasuk bagaimana peran DPR di sana, seperti apa mekanisme kerjanya, dan bagaimana mereka menjalankan fungsi-fungsi kelembagaan. Hal-hal seperti itu tentu bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kita,” tuturnya.(*)
Redaksi•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini