Menu

Aksi Komplotan 4 Jambret Rampas Kalung Emas Rp7 Juta di Jalan Pakis Tirtosari

Mei 29, 2026

Publikasiterkini.com° Surabaya _ Seorang perempuan NKS, 36, menjadi korban penjambretan kalung emas di Jalan Pakis Tirtosari, Sawahan, Surabaya, Minggu (17/5) siang. Pelaku jambret yang diduga berjumlah empat orang ini berhasil merampas kalung emas seberat 4 gram.

Ayah korban Karjo mengatakan, kejadian pemjambretan bermula saat anaknya NKS mengunjungi lapak tempat jualan hewan kurban, Minggu (17/5) pagi. Saat itu korban mengajak anaknya yang berusia empat tahun.

Tak lama berselang anak korban menangis dan meminta membeli jajan serta minuman di minimarket. Akhirnya NKS berjalan bersama anaknya ke minimarket Jalan Pakis Tirtosari. Usai membeli jajan dan minuman ringan, korban dan anaknya jalan kaki hendak kembali ke lapak kandang jualan hewan kurban kakeknya.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba korban dipepet pengendara motor berboncengan dan langsung merampas kalung. “Pas berjalan pulang, cucu saya bawa jajan sempol dan tahu gejrot, sama ibunya dijambret kalungnya. Jadi kalung ditarik sampai putus,” ucapnya, Jumat (29/5).

Karjo setelah mendengar warga teriak bahwa anaknya dijambret lalu mendatangi lokasi. Sementara pelaku telah kabur berbelok ke kiri arah Jalan Pakis Tirtosari IV yang tembus ke Jalan Mayjen Sungkono.

Baca Juga :  Kapolres Pasuruan Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Subuh Keliling di Masjid Cheng Hoo

“Nggak sampai jatuh. Ada luka goresan sedikit di leher. Kalung berat 4 gram harga sekitar Rp 7 juta,” ucapnya.

Usai kejadian Karjo berusaha meminta rekaman CCTV milik warga yang ada di sekitar lokasi. Dari petunjuk rekaman kamera pengawas pelaku diduga berjumlah empat orang mengendarai dua motor. Dua orang pria berboncengan bertugas eksekutor.

Sedangkan dua orang pria mengendarai motor di belakangnya diduga sebagai pemantau situasi. “Kalau dari CCTV pelaku dua orang. Terus di belakangnya ada dua orang ikut berbelok ke kiri. Kurang lebih empat orang,” bebernya.

Komplotan pelaku terekam CCTV memakai motor sarana Honda Vario. Pelaku ciri-cirinya sudah berusia dewasa atau bapak-bapak.

Pasca kejadian, korban sempat syok. Namun korban telah ditenangkan warga dan ayahnya. Kasus pencurian dengan kekerasan tersebut oleh korban sudah dilaporkan ke Polsek Sawahan. “Sudah lapor Polsek Sawahan. Anak saya diantar pak Polisi setelah buat laporan, karena anak saya tinggal di Lidah Wetan,” tandasnya.(*)

 

 

Redaksi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode