Menu

Ada 120 Dapur MBG di Pamekasan, Kok Mayoritas Belum Halal? Ini Kata BGN

Mei 5, 2026

Publikasi-terkini° Pamekasan _ Satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dalam program makan bergizi gratis (MBG) yang beroperasi di Kabupaten Pamekasan telah mencapai 120 dapur.

Namun, dari ratusan dapur tersebut mayoritas terindikasi belum mengantongi sertifikat halal.

Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif mengeklaim proses pengurusan sertifikat halal tidak bisa dilakukan secara instan.

Karena harus melalui sejumlah tahapan administrasi dan verifikasi. Setiap SPPG wajib memiliki penyelia halal sebelum pengajuan sertifikasi dapat diproses lebih lanjut.

Selain itu, proses penerbitan sertifikat juga harus melalui tahapan sidang penetapan halal oleh lembaga berwenang.

”Sertifikasi halal tidak gampang, masih ada proses penyelia halal dan sidangnya juga, jadi ditunggu saja untuk progresnya,” ungkap Hariyanto.

Hariyanto mengakui bahwa pihaknya tidak memberikan tenggat waktu tertentu bagi seluruh mitra SPPG dalam memenuhi sertifikat jaminan keamanan pangan tersebut.

 

Proses pemenuhan persyaratan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan masing-masing pengelola dapur.

”Kalau kami memberikan batasan waktu (untuk dapur melengkapi sertifikat halal, Red) kan tidak enak,” ujarnya.

Meski demikian, Hariyanto berjanji untuk terus mengawal dan mendorong seluruh SPPG melengkapi dokumen dan standar yang dipersyaratkan.(*)

Baca Juga :  Integritas Berbuah Prestasi, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Sabet Juara II

 

 

Redaksi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode