Menu

13 Keluarga Korban Kebakaran Kupang Segunting Surabaya Masih Bertahan di Hunian Sementara

April 30, 2026

Publikasi-terkini° SURABAYA _ Sebanyak 13 keluarga korban kebakaran di Jalan Kupang Segunting IV, Surabaya, hingga kini masih bertahan di hunian sementara.

Mereka juga bergantung pada dapur umum untuk kebutuhan sehari-hari.Total ada 13 kepala keluarga (KK) dengan 31 jiwa yang saat ini menempati Gedung Serbaguna Kupang Segunting setelah sembilan rumah mereka hangus dilalap api.

Si jago merah melalap empat rumah di Kupang Segunting Gang 4 pada Hari Kartini, 21 April lalu.

Ketua Harian PMI Surabaya Taufik Rohman Hidayat bersama rombongan menyerahkan bantuan melalui Ketua RT setempat, Ningsih, mewakili para penyintas.

Ningsih mengatakan, bantuan logistik tersebut sangat dibutuhkan warga, terutama untuk menjaga ketersediaan bahan makanan di dapur umum yang saat ini menjadi tumpuan para korban.

“Ini sangat membantu bagi kami, sehingga dapur umum bisa terisi lagi untuk kebutuhan makan setiap hari,” ujarnya kemarin (30/4).

Menurut warga, dapur umum menjadi pusat aktivitas para korban sejak kebakaran terjadi. Selain untuk memasak, lokasi tersebut juga menjadi tempat berkumpul dan saling menguatkan sesama warga terdampak.

Ketua Harian PMI Surabaya Taufik Rohman Hidayat berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para keluarga yang masih belum bisa kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga :  Lebih Baik Berputih Tulang: Kisah Penolakan Ultimatum Inggris yang Memicu Hari Pahlawan

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga terdampak kebakaran. Tadi kami lihat warga sudah mulai bisa tersenyum kembali dan tetap kompak bergotong royong,” katanya.

Di sisi lain, proses pemulihan mulai berjalan. Pemerintah Kota Surabaya disebut segera melakukan pembangunan kembali rumah yang rusak. Puing-puing kebakaran telah dibersihkan dan empat tim tukang disiapkan untuk mempercepat renovasi.(*)

 

Redaksi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode