Publikasiterkini° Surabaya _ Ratusan peserta memadati area terbuka Convex Grand City Surabaya dalam rangka perayaan World Taichi 2026. Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, ajang tahunan ini sukses menjadi titik temu bagi para pegiat Taichi dan Cikung dari berbagai penjuru Jawa Timur.
Tercatat sebanyak 800 peserta dari 21 sasana di seluruh Jatim ambil bagian dalam kegiatan ini. Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun lalu, sekaligus menandakan minat masyarakat terhadap olahraga pernapasan yang kian bertumbuh.
Mendukung Program Indonesia Sehat
Wakil Ketua Panitia, Rudy Irsan, menegaskan bahwa gelaran ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat.
“Kami ingin mengajak masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga yang ringan namun berdampak besar seperti Taichi,” ujar Rudy, pada Sabtu (25/4/2026).
Menurut Rudy, meski gerakan Taichi terlihat lembut dan sederhana, efektivitasnya tidak perlu diragukan jika dilakukan secara rutin. Setiap rangkaian gerakan biasanya memakan waktu 3 hingga 5 menit, dengan durasi total latihan sekitar 30 menit.
Peminat Lansia Mendominasi
Meskipun cocok untuk segala usia, Rudy mengakui bahwa peminat dari kalangan muda masih relatif terbatas. Saat ini, generasi muda cenderung lebih tertarik pada olahraga dengan intensitas tinggi (high intensity).
“Padahal tubuh kita justru lebih cocok dengan gerakan yang lembut dan terkontrol. Itulah mengapa lansia sangat tertarik. Di luar negeri, olahraga ini bahkan sedang menjadi tren global,” tambahnya.
Beberapa keunggulan Taichi yang membuatnya kian populer di Jawa Timur antara lain:
- Efisiensi Biaya: Tidak membutuhkan peralatan khusus atau biaya besar.
- Fleksibilitas: Dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, termasuk di rumah.
- Fokus Mental: Menitikberatkan pada pengaturan napas dan keseimbangan tubuh.
Manfaat Nyata: Dari Redakan Migrain hingga Stamina
Manfaat kesehatan Taichi dirasakan langsung oleh salah satu peserta, Sisiliana. Ia mengaku rutin berlatih satu hingga dua jam setiap hari demi menjaga kebugaran tubuhnya.
“Dasarnya memang bela diri, yakni mengolah tenaga dalam. Saya sendiri merasakan manfaatnya; penyakit migrain dan kram perut yang dulu sering kambuh, sekarang jauh berkurang,” ungkap Sisiliana.
Ia juga memberikan tips bagi masyarakat yang ingin memulai Taichi: konsistensi dan akurasi gerakan adalah kunci. Selain itu, penting untuk memberikan jeda istirahat setelah latihan sebelum kembali melakukan aktivitas berat agar tubuh dapat menyesuaikan diri. rs
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini