Menu

Polda Jatim Tangkap Pengemas Beras SPHP Palsu di Probolinggo

April 15, 2026

Publikasi-terkini° Surabaya _ Polda Jatim mengungkap penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) palsu di Probolinggo. Satu orang tersangka RMF warga Kalirejo, Dringu, Probolinggo, ditangkap dan ditahan. Pria 28 tahun itu diduga sudah melakukan praktik jual beli beras SPHP palsu selama dua tahun.

Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Henri Noveri Santoso mengatakan, terbongkarnya kasus bermula adanya informasi dari masyarakat terkait kegiatan usaha pengemasan beras polos tanpa label ke dalam kemasan SPHP berlabel lima kilogram (kg).

Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, akhirnya ditemukan dugaan tindak pidana. Tersangka RMF diamankan dan ditahan di Polda Jatim.

Modusnya, tersangka membeli beras polos tanpa label sebagai bahan baku ke petani dan salah satu toko beras di Probolinggo untuk mengemas atau memproduksi beras dengan kemasan SPHP lima kilogram.
“Tersangka melakukan pengemasan sesuai pesanan dengan berat bruto hanya 4,9 kg,” ujarnya, Rabu (15/4).

Ia menambahkan, tersangka tidak memiliki perijinan memproduksi beras SPHP dan beras premium lainnya serta tidak mempunyai surat atau dokumen penunjukkan dari Bulog selaku produsen dan distributor beras SPHP.

Baca Juga :  Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Pembunuhan Manusia Silver, Dua Tersangka Diamankan

“Dia sengaja mengemas beras SPHP kemasan 5 kg dengan berat bruto 4, 9 kg dikarenakan mendapatkan keuntungan Rp 1.000 per ons dan mendapatkan keuntungan keseluruhan Rp 3.000 per sak,” bebernya.

Kasubdit I Indagsi AKBP Faris Nur Sanjaya mengungkapkan, beras yang dibeli pelaku tidak dapat dikatakan beras medium. Sebab dari mutu secara kasat mata dapat dilihat 20 – 40 persen pecahan.

“Kualitas bahan beras tersebut sangat jauh dari mutu,” ucapnya.

Faris menjelaskan, kegiatan yang dilakukan tersangka sudah berjalan selama dua tahun. Adapun pemesan atau konsumen dari tersangka adalah berdasarkan permintaan dari pelanggan.(*)

 

 

Redaksi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode