Publikasi-terkini° Surabaya _ Kelakuan BN, 38, sungguh keterlaluan. Dipercaya menjadi penjaga sekolah TK Islam Al Fajar Jalan Medokan Sawah, Rungkut Surabaya, dia malah melakukan aksi pembobolan di tempat kerjannya.
Tersangka sempat berlagak tidak melakukan aksi pencurian dengan pemberatan. Pria asal Besuki Situbondo itu bahkan sempat mendampingi pihak yayasan untuk melapor ke Polsek Rungkut.
Kapolsek Rungkut Kompol Agus Santoso menjelaskan tersangka melakukan pencurian uang di sekolah tempat kerja pada Selasa (17/3) pukul 04.50.
Modusnya tersangka merusak kunci pagar mematikan listrik sekolah terlebih dahulu supaya kamera CCTV tidak merekam aksinya. Dia lalu membobol ruang kepala sekolah dan mencuri uang tunai Rp 43 juta.
Pihak sekolah mengetahui sekolah dibobol maling usai lebaran. Kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Rungkut.
Anggota reskrim Polsek Rungkut melakukan penyelidikan dan cek TKP. Dari hasil olah TKP, keterangan saksi dan petunjuk CCTV, pelaku pembobolan ternyata penjaga sekolah sendiri.
“Kejadian dilaporkan 28 Maret 2026 dan tersangka ditangkap 29 Maret 2026. Tersangka BN penjaga sekolahan tersebut,” ungkapnya, Kamis (9/4).
Agus menerangkan, untuk mengelabuhi pihak sekolah, tersangka juga melakukan rekayasa dengan merusak gembok ruangan kepala sekolah.
Tak hanya itu. Tersangka juga sempat mendampingi pihak yayasan melapor ke polisi.
“Tersangka melakukan itu untuk mengelabuhi dan menghindari kecurigaan. Dia baru satu kali (mencuri),” sebutnya. (*)
Red•


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini