Menu

Kapolres Lamongan Gelar Buka Puasa Bersama Tahanan, Wujud Kepedulian Sosial dan Pembinaan Humanis

Februari 25, 2026

Publikasi-terkini° Lamongan _ Suasana hangat dan penuh kekhidmatan terasa di Ruang Tahanan Polres Lamongan pada Selasa sore (24/2/2026). Di tempat tersebut digelar kegiatan buka puasa bersama yang dipimpin langsung oleh Kapolres sebagai bentuk kepedulian dan pembinaan moral kepada para tahanan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 17.40 hingga 18.40 WIB itu dihadiri Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, didampingi Wakapolres Kompol Jodi Indrawan, para Pejabat Utama (PJU), serta para tahanan.

Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan sambutan Kapolres. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesehatan dan kesempatan menjalani ibadah di hari ke-6 bulan suci Ramadhan.

“Alhamdulillah di Ramadhan yang ke-6 ini kita bisa dipertemukan dalam keadaan sehat walafiat. Semoga puasa kita diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk introspeksi diri dan memperbaiki kesalahan di masa lalu. Ia menekankan bahwa Allah SWT akan mengampuni dosa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh menjalankan taubatan nasuha.

Ia mengungkapkan bahwa pada hari tersebut dirinya menerima banyak undangan buka puasa bersama. Namun, ia memilih berbuka bersama para tahanan sebagai bentuk kepedulian dan pembinaan spiritual.

Baca Juga :  Polres Lumajang Kukuhkan Satgas 'Polisi Jogo Sekolah' di Pronojiwo, Tekan Potensi Kekerasan Pelajar

“Puasa Ramadhan ke-6 ini banyak yang mengajak saya buka puasa bersama, tetapi saya lebih memilih dengan bapak-bapak semua yang ada di sini. Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua,” tuturnya.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan iftar bersama, pelaksanaan salat Magrib berjamaah, serta makan bersama dalam suasana sederhana namun penuh makna.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Kapolres di wilayah Lamongan sebagai wujud pendekatan humanis kepada para pelanggar hukum. Melalui kegiatan spiritual di bulan Ramadhan, diharapkan para tahanan memperoleh dukungan moral dan motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani proses hukum.

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode