Menu

Program Makan Bergizi Gratis Didorong RPH Unggas Surabaya, 12 SPPG Terima Suplai Ayam

Februari 23, 2026

Publikasi-terkini° Surabaya _ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara langsung mendorong suplai daging ayam untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). RPH Unggas Surabaya kini menyuplai kebutuhan ayam halal dan higienis untuk 12 SPPG.

Tak hanya di Surabaya, tetapi juga merambah Sidoarjo dan Gresik. Ekspansi ini berdampak langsung pada peningkatan kapasitas produksi harian. Setiap penambahan mitra SPPG berarti tambahan volume pemotongan dan distribusi ayam yang harus dijaga konsistensinya.

Direktur Niaga PT RPH Surabaya Perseroda Megawati menyebut kepercayaan dari berbagai daerah menjadi indikator kesiapan RPH Ungas dalam menopang program pemenuhan gizi berskala regional.

“Alhamdulillah, sekarang sudah ada 12 SPPG yang menjadi mitra resmi RPH. Bukan hanya Surabaya, tapi juga dari luar kota seperti Sidoarjo dan Menganti,” ujarnya pada Senin (23/2).

Di Surabaya, SPPG yang telah bermitra antara lain Medokan Ayu, Kedung Baruk, Siwalankerto, Mojo, Bulak, Sarono Jiwo, Putat Lor, dan Sidotopo. Sementara di Sidoarjo terdapat SPPG Kartini dan Waru. Satu mitra di Gresik yakni SPPG Menganti Domas 2.

Menurut Megawati, keterlibatan dalam program MBG menuntut kesiapan produksi yang stabil dan berkelanjutan. Karena itu, penguatan pasokan ayam hidup dan tenaga kerja menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional, Polres Tanjung Perak Optimalisasikan Lahan Pertanian

“Prinsipnya, kami melayani customer yang membutuhkan. Selama ada kebutuhan dan bisa kami penuhi secara operasional, pasti kami layani,” tegasnya.

Sebagai satu-satunya fasilitas pemotongan ayam milik Pemkot Surabaya yang dikelola BUMD, RPH Unggas telah mengantongi sertifikat halal dan menerapkan standar ketat. Proses produksi diawasi dokter hewan, melibatkan juru sembelih halal (juleha), menggunakan peralatan modern, serta dilengkapi instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Dengan sistem tersebut, RPH Unggas tak hanya menjadi pemasok daging ayam, tetapi juga bagian penting dalam rantai pasok gizi bagi ribuan penerima manfaat MBG di tiga daerah.

“Dengan sistem yang kami miliki, termasuk pengawasan mutu dari hulu ke hilir, kami optimistis bisa terus mendukung kebutuhan dapur-dapur MBG secara konsisten,” pungkas Megawati,(rs).

Redaksi•

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode