Menu

Pencuri Laptop Babak Belur Dihajar Massa di Tambaksari Surabaya

Februari 8, 2026

Publikasi-terkini° Surabaya _ Seorang pria berinisial S (45), warga asal Jepara, Jawa Tengah, babak belur dihajar massa usai tertangkap mencuri laptop di Jalan Pacar Kembang III, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jumat (6/2) siang.

Pelaku ditangkap warga setelah tepergok oleh korban AY (29) beserta keluarganya saat beraksi di dalam rumah. Aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, ketika korban tengah tidur siang usai melaksanakan salat Jumat.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku S datang bersama seorang rekannya ke lokasi. Saat korban tertidur, pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil sebuah laptop yang berada di ruang tengah. Laptop tersebut kemudian dimasukkan ke dalam jaket pelaku. Tak berhenti di situ, pelaku juga sempat mencari barang berharga lainnya di dalam rumah.

Aksi pelaku terbongkar ketika paman korban memergoki pelaku berada di dalam rumah. Saat ditegur, pelaku berdalih hendak membeli rokok. Namun, alasan tersebut menimbulkan kecurigaan lantaran di sekitar lokasi tidak terdapat penjual rokok.

Merasa ada kejanggalan, paman korban menyeret pelaku keluar rumah dan menggeledah jaket yang dikenakannya. Dari dalam jaket tersebut ditemukan sebuah laptop milik korban.

Baca Juga :  Polrestabes Surabaya Tertibkan Peredaran Miras, 5.385 Botol Diamankan dalam Razia Serentak

“Setelah laptop ditemukan, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya mencuri,” ungkap AY.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung tersulut emosi dan menghajar pelaku hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan mengeluarkan darah.

Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Tambaksari. Sebelumnya, pelaku sempat dilarikan ke klinik Polrestabes Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis.

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa hingga saat ini pelaku masih belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.

“Pelaku sudah diamankan di Polsek Tambaksari. Karena kondisinya masih sakit, yang bersangkutan belum bisa kami periksa,” jelas AKP Sukram. (rs)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode