Publikasi-terkini° Sidoarjo _ Puluhan kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sidoarjo diduga meninggalkan kewajiban dinas pada hari kerja untuk melakukan perjalanan wisata bersama ke Lombok. Keberangkatan rombongan tersebut dilakukan pada waktu subuh dengan menggunakan jasa travel, Jumat (6/2/2026).
Berdasarkan hasil investigasi yang dilansir bidiknasional, rombongan kepala sekolah terlihat berkumpul dan berangkat menggunakan sebuah bus berwarna hijau dengan nomor polisi L 7617 UB, milik travel MJa Tour, sekitar pukul 04.30 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, perjalanan tersebut merupakan agenda liburan selama tiga hari, yang dijadwalkan berlangsung mulai Jumat (6/2) hingga Minggu (8/2). Tujuan wisata rombongan diketahui menuju Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, perjalanan wisata tersebut diduga telah direncanakan jauh hari sebelumnya. Untuk memuluskan keberangkatan secara bersamaan, para kepala sekolah disebut-sebut mengajukan izin cuti dengan alasan kepentingan keluarga.
Namun, alasan cuti tersebut diduga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dan hanya digunakan secara kolektif agar para kepala sekolah dapat meninggalkan tugas kedinasan di waktu yang sama.
Dugaan ini memicu pertanyaan publik terkait integritas dan disiplin aparatur pendidikan, terlebih dilakukan pada hari aktif sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi, mengaku belum mengetahui adanya kegiatan liburan tersebut. Saat dikonfirmasi awak media, ia menyatakan akan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.
“Saya belum cek kegiatan mereka. Maaf, belum bisa statement lebih lanjut,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari para kepala sekolah yang disebut ikut dalam rombongan wisata tersebut. Publik kini menanti langkah tegas Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo dalam menindaklanjuti dugaan pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pendidikan dasar.
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini