Menu

Pemkot Surabaya Genjot Overlay Jalan, Tangani hingga 70 Titik Rusak per Hari

Februari 4, 2026

Publikasi-terkini° Surabaya _ Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat strategi pengendalian genangan air selama musim hujan dengan melakukan overlay atau pelapisan ulang jalan di sejumlah titik rawan banjir. Langkah ini melengkapi upaya pembesaran kapasitas drainase untuk mengurangi genangan yang sering terjadi saat hujan deras.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Dedy Purwito, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas badan jalan menjadi bagian penting dari pengendalian genangan di wilayah perkotaan.

“Overlay jalan ini kami lakukan sebagai upaya pengurangan genangan, terutama di titik-titik yang kerap tergenang,” kata Dedy, Selasa (3/2/2026).

Beberapa ruas jalan yang menjadi prioritas meliputi kawasan Tenggilis Mejoyo dan Ngagel Madya, khususnya di depan Sekolah Santa Clara. Di wilayah Surabaya Utara, penanganan difokuskan pada kawasan Perak, seperti Teluk Bayur dan Teluk Nibung, yang rutin mengalami genangan saat curah hujan tinggi.

Selain overlay, pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, DSDABM memprioritaskan perbaikan jalan berlubang yang meningkat seiring intensitas hujan. Pemantauan dilakukan setiap hari melalui laporan warga serta patroli lapangan, dengan target penanganan aduan maksimal dalam waktu 1×24 jam.

Baca Juga :  AMI Kerahkan Massa ke Kantor Imigrasi dan AJM Travel Umroh, Aksi Digelar 3-4 Juni

Pada kondisi puncak, tim dapat menangani hingga 70 titik perbaikan per hari.

Untuk mempercepat respons, DSDABM mengoperasikan Satgas Jalan mobile yang terbagi menjadi sembilan kelompok, masing-masing beranggotakan 9–10 personel. Satgas ini disebar merata di lima wilayah utama: Surabaya Selatan, Barat, Timur, Pusat, dan Utara.

Selain itu, Unit Reaksi Cepat (URC) diaktifkan untuk merespons laporan kerusakan jalan secara real time.

Pemkot Surabaya juga mengajak warga berpartisipasi aktif dengan melaporkan jalan rusak melalui berbagai kanal resmi, seperti Aplikasi WargaKu, aplikasi Sigap Jalan dari perangkat kelurahan dan kecamatan, media sosial resmi Pemkot Surabaya, serta layanan Command Center 112.

Setiap laporan akan diverifikasi dan langsung ditindaklanjuti oleh tim lapangan.

Dengan langkah-langkah terpadu ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menekan risiko genangan air, sekaligus meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan selama musim hujan berlangsung. (bs)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode