Menu

PDAM Trunojoyo Belum Setor Dividen ke Pemkab Sampang, Masih Rugi Akibat Piutang Lama

Februari 1, 2026

Publikasi-terkini° Sampang _ Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sampang mengungkapkan bahwa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo belum menyetorkan dividen kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang sebagai pemegang saham pada tahun 2025.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Sampang, Kustantinah, menjelaskan bahwa hingga saat ini PDAM Trunojoyo belum mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena secara neraca keuangan perusahaan masih mengalami kerugian.

“PDAM tidak dapat menyetor laba dividen karena secara neraca masih rugi. Namun, kalau secara usaha, sebenarnya PDAM itu untung,” ujar Kustantinah kepada maduranews, Sabtu (31/1/2026).

Ia mengungkapkan, kerugian tersebut disebabkan oleh banyaknya piutang pelanggan yang menunggak sejak tahun 2012 dan belum tertagih hingga kini. Piutang lama itu terus tercatat sebagai beban keuangan perusahaan daerah berpelat merah tersebut.

Lebih lanjut, Kustantinah menyebutkan bahwa PDAM Trunojoyo dipastikan belum dapat menyetorkan laba kepada Pemkab Sampang selama tiga tahun ke depan, terhitung sejak 2025 hingga 2027.

Sebagai upaya memperbaiki kondisi keuangan, pada tahun 2026 ini PDAM Trunojoyo akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) penghapusan piutang pelanggan, yang juga disertai dengan SK Bupati Sampang. Kebijakan tersebut diambil agar piutang lama tidak terus membebani laporan keuangan perusahaan.

Baca Juga :  Usai Investigasi Gudang LPG Sukodono, Wartawan Diduga Diintimidasi via WhatsApp

“Penghapusan piutang itu dilakukan supaya tidak terus tercatat sebagai beban PDAM. Dengan begitu, neraca keuangan bisa lebih sehat,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila langkah tersebut berjalan sesuai rencana, PDAM Trunojoyo diproyeksikan baru dapat kembali menyetorkan dividen kepada Pemkab Sampang pada tahun 2028 mendatang.

“PDAM tidak bisa menyetor laba ke Pemkab selama tiga tahun, mulai 2025 sampai 2027. Artinya, PDAM baru bisa setor laba lagi pada 2028,” tandas Kustantinah. (mn)

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode