Menu

SSB Puja Tanamkan Karakter dan Fondasi Sepak Bola Sejak Usia Dini di Surabaya

Januari 25, 2026

Publikasi-terkini° Surabaya – Setiap sore, suasana Lapangan Jambangan, Surabaya, dipenuhi tawa dan semangat anak-anak yang berlarian mengejar bola. Puluhan bocah mengenakan kostum latihan berwarna cerah tampak antusias mengikuti sesi latihan Sekolah Sepak Bola (SSB) Puja, sebuah wadah pembinaan usia dini yang konsisten mengembangkan sepak bola akar rumput di Kota Pahlawan, (24/1).

Di tengah menjamurnya sekolah sepak bola di Surabaya, SSB Puja memilih menempuh jalur pembinaan dengan filosofi sederhana namun berkelanjutan, yakni menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap sepak bola sejak usia dini sebelum berbicara soal prestasi.

Latihan rutin yang digelar di Lapangan Jambangan tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga pembentukan karakter.

Koordinator Pelatih SSB Puja, Wisnu, mengatakan bahwa fondasi utama pembinaan usia dini terletak pada penguasaan bola serta pengenalan teknik dasar yang benar.

Menurutnya, fase usia anak-anak merupakan masa krusial untuk menanamkan rasa senang terhadap permainan sepak bola.

“Di usia dini, yang terpenting adalah anak-anak mencintai sepak bola terlebih dahulu. Kalau sudah senang, proses belajar teknik dan pemahaman permainan akan mengikuti dengan sendirinya,” ujar Wisnu.

Baca Juga :  Luka Lama Terbuka Lagi: Inggris Ditaklukkan Argentina di Menit Akhir

SSB Puja membuka program pembinaan untuk kelompok usia U-10 hingga U-15. Materi latihan disusun secara bertahap dan berkesinambungan, menyesuaikan perkembangan fisik serta mental setiap kelompok usia.

Anak-anak tidak dituntut untuk meraih prestasi secara instan, melainkan diarahkan agar berkembang sesuai proses.

Selain kemampuan teknis, nilai disiplin dan sportivitas juga menjadi bagian penting dalam setiap sesi latihan. Bagi SSB Puja, sepak bola bukan semata soal menang atau kalah, melainkan sarana membentuk sikap, mental, dan kepribadian anak sejak dini.

Hal senada disampaikan Ketua SSB Puja, Oni, yang juga turun langsung melatih di lapangan. Ia menuturkan bahwa SSB Puja ingin menjadi ruang aman dan positif bagi anak-anak Surabaya untuk menyalurkan energi serta mengembangkan bakat mereka di bidang sepak bola.

“Kami ingin anak-anak merasa nyaman saat berlatih. Dari Lapangan Jambangan ini, kami berharap lahir pemain-pemain muda potensial yang suatu hari bisa membawa nama baik Surabaya, bahkan Indonesia,” kata Oni.

Dengan pembinaan yang konsisten serta dukungan pelatih berpengalaman, SSB Puja perlahan menanam benih masa depan sepak bola Surabaya. Dari latihan sederhana di lapangan kampung, mimpi-mimpi besar anak-anak itu mulai dibangun—satu sentuhan bola demi satu harapan baru bagi sepak bola Kota Pahlawan. (iN)

 

Baca Juga :  Mbappe Bangkit, Prancis Siap Hajar Spanyol di Semifinal

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode