Publikasi-terkini° Magelang – Sebuah pohon pinus berukuran besar roboh dan menimpa sejumlah peziarah di kawasan Gunung Tidar, Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026) siang. Insiden yang dipicu angin kencang tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia diketahui merupakan warga Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Korban mengalami luka parah di bagian kepala akibat tertimpa pohon pinus yang roboh secara tiba-tiba.
Sementara itu, empat korban luka merupakan peziarah asal Kediri dan Majenang. Mereka tertimpa pohon saat baru tiba di area parkiran dan hendak memulai kegiatan ziarah menuju Gunung Tidar.
Seluruh korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tidar Kota Magelang untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah satu korban luka sekaligus saksi mata, Siti Maryam, warga Kediri, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sangat cepat.
“Kejadiannya spontan, kami lagi naik tiba-tiba pohon roboh. Saat itu angin kencang, ada enam orang yang tertimpa,” ujarnya.
Selain menimpa peziarah, pohon pinus tersebut juga merusak gapura dan sebuah mobil yang terparkir di sekitar lokasi. Bahkan, dilaporkan terdapat beberapa pohon lain yang ikut tumbang akibat kondisi cuaca ekstrem.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kota Magelang, Larsita, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pohon pinus tumbang menimpa sejumlah pengunjung yang berada di kawasan Gunung Tidar.
“Kejadian di Gunung Tidar ini pohon pinus tumbang menimpa gapura, juga mengenai mobil dan empat pengunjung,” katanya.
Pemerintah Kota Magelang memastikan telah mengambil langkah cepat dalam penanganan kejadian tersebut. Selain memberikan penanganan medis secara optimal, pemkot juga menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka serta memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia.
“Korban luka kami upayakan pengobatan medis yang optimal,” tambah Larsita.
Usai menjalani perawatan, empat korban luka dilaporkan sudah diperbolehkan pulang. Sementara itu, pihak berwenang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di ruang terbuka ketika cuaca ekstrem dan angin kencang melanda wilayah Magelang dan sekitarnya. (iN)
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini