Menu

Kebakaran Hebat di Wilangan Nganjuk, Pasutri Tewas Terpanggang di Dalam Kamar

Januari 17, 2026

Publikasiterkini.com° Nganjuk – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Dusun Manggarejo, Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 15.31 WIB. Peristiwa tragis tersebut merenggut nyawa sepasang suami istri yang ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya.

Kedua korban diketahui bernama Agus Winariyanto (41) dan istrinya, Ririn Nur Faridah (39). Keduanya ditemukan dalam posisi telentang berdampingan di kamar yang terkunci saat kebakaran terjadi.

Salah seorang saksi mata, Kusnan (66), warga setempat, mengaku pertama kali melihat kepulan asap keluar dari genting rumah korban saat sedang bersantai di luar rumah.

“Saya menyadari jika asap itu muncul karena kebakaran. Saya langsung menuju ke rumah tersebut dengan mengendarai motor,” ujar Kusnan.

Sesampainya di lokasi, warga sudah ramai berkumpul dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, pintu utama rumah dalam kondisi terkunci rapat, sehingga warga terpaksa memecahkan kaca bagian depan dan membuka pintu gulung di sisi rumah untuk bisa masuk.

“Alhasil, kami bisa masuk rumah dan berupaya memadamkan api. Beberapa warga juga menghubungi petugas pemadam kebakaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Menanti Ketegasan Polsek Bubutan: Laporan Begal di Jalan Demak Jangan Cuma Jadi Tumpukan Berkas!

Sebelum api membesar, warga sempat mendengar suara ledakan kecil yang diduga berasal dari peralatan elektronik. Bahkan, terdengar pula suara samar minta tolong dari dalam rumah.

Petugas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah api padam, kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar.

Jenazah Agus dan Ririn kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RS Bhayangkara Nganjuk menggunakan dua unit ambulans.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nganjuk telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar lokasi kebakaran. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Ayah korban, Lasto (65), mengaku terpukul atas kehilangan anak dan menantunya sekaligus. Ia mengaku tidak mengetahui peristiwa tersebut karena sedang bekerja.

“Saya baru tahu kejadian kebakaran setelah tetangga menghubungi lewat telepon,” katanya dengan suara lirih.

Lasto menjelaskan, rumah tersebut dihuni lima orang, termasuk dua cucu laki-lakinya yang masih kecil. Beruntung, saat kebakaran terjadi, kedua cucunya sedang dititipkan di rumah kerabat sehingga selamat.

Diketahui, Agus berprofesi sebagai guru sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo. Sementara Ririn merupakan ibu rumah tangga yang juga menjabat sebagai Ketua RT 5 RW 2 Dusun Manggarejo. Selain mengurus keluarga, Ririn menjalankan usaha toko kelontong yang berada satu bangunan dengan rumahnya. (rs)

Baca Juga :  Kapolres Lumajang dan Kasat Lantas Bersinergi Jaga Kelancaran Lalu Lintas di Simpang Suwandak

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode