Menu

Job and Edu Fair SMKN 1 Sumenep, Dorong Siswa Lepas dari Pola Kerja

Januari 17, 2026

Publikasiterkini.com° SUMENEP – Di tengah perubahan besar dunia kerja akibat revolusi digital, SMKN 1 Sumenep mengambil langkah progresif dengan menggelar Job and Edu Fair. Kegiatan tersebut, tidak hanya mempertemukan siswa dengan perguruan tinggi dan industri, tetapi juga mengajak mereka melihat masa depan karier dari perspektif yang lebih luas dan adaptif.

Alih-alih hanya mengarahkan lulusan untuk “mencari pekerjaan”, sekolah kejuruan tersebut, membuka ruang agar siswa mampu menentukan jalur hidupnya sendiri, baik melalui pendidikan tinggi maupun langsung terjun ke dunia usaha.

Kepala SMKN 1 Sumenep Sucipto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sekolah dalam mempersiapkan masa depan siswa.

“Melalui Job and Edu Fair ini, kami ingin anak-anak memiliki ruang untuk mengeksplorasi dan memilih sendiri arah pengembangan karier mereka,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah sengaja menghadirkan dua dunia sekaligus: perguruan tinggi dan industri. Tujuannya agar siswa tidak terjebak pada satu pilihan semata.

“Kami membuka akses bagi mereka yang ingin melanjutkan studi, sekaligus bagi yang ingin langsung masuk dunia kerja,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sumenep. Asisten Administrasi Umum Setdakab Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, menilai kegiatan itu bukan sekadar pameran, tetapi ruang strategis untuk mempersiapkan angkatan kerja daerah.

Baca Juga :  Usai Investigasi Gudang LPG Sukodono, Wartawan Diduga Diintimidasi via WhatsApp

“Kami mengapresiasi SMKN 1 Sumenep. Ini menjadi wadah informasi dan fasilitasi yang penting bagi calon tenaga kerja di Sumenep,” katanya.

Namun, Ferdiansyah mengingatkan bahwa dunia kerja saat ini tidak lagi identik dengan kantor, seragam dan jam kerja tetap. Ia menilai, pola pikir lama perlu segera diubah.

“Jangan sampai kita terjebak anggapan bahwa bekerja itu harus duduk di kantor, di balik meja, dengan jam dan pakaian tertentu. Di era digital sekarang, banyak peluang penghasilan justru lahir dari ruang-ruang baru,” tuturnya.

Ia menyoroti banyaknya brosur pendidikan yang masih menampilkan kesuksesan alumni hanya dalam bentuk bekerja di perusahaan atau instansi. Padahal, menurutnya, dunia digital telah membuka jalan lain yang tidak kalah menjanjikan.

Karena itu, Ferdiansyah mendorong SMKN 1 Sumenep untuk menyesuaikan kurikulum dengan tuntutan zaman. Melalui Job and Edu Fair kali ini, SMKN 1 Sumenep tidak hanya menawarkan pilihan, tetapi juga menanamkan kesadaran baru, bahwa masa depan tidak lagi satu arah, melainkan terbuka bagi siapa pun yang siap beradaptasi dan berani berinovasi.

“Di tengah globalisasi dan pesatnya teknologi, yang kita butuhkan adalah generasi dengan mental pengusaha, bukan sekadar pencari kerja,” tutupnya.

Baca Juga :  Dugaan Perselingkuhan Oknum Anggota DPRD Situbondo Jadi Sorotan Publik, Warga Desak Sanksi Tegas

 

SOFI/SI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode