Menu

Arema FC Bangkit Dramatis, Tumbangkan Persik Kediri 2–1 di Kanjuruhan

Januari 11, 2026

Publikasiterkini.com° Malang – Arema FC sukses melakukan remontada dramatis saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (11/1/2026).

Singo Edan yang sempat tertinggal lebih dulu akhirnya membalikkan keadaan dan menang 2–1 atas Macan Putih.

Persik Kediri unggul lebih dahulu melalui gol M. Supriadi pada menit ke-79. Gol tersebut membuat tim tamu berada di atas angin dan hampir membawa pulang poin penuh dari Kanjuruhan.

Namun, Arema FC menunjukkan mental juara dengan terus menekan hingga menit-menit akhir pertandingan.

Drama terjadi di masa injury time. Arema FC menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri M. Supriadi pada menit ke-90+5 setelah kemelut di depan gawang Persik.

Tiga menit berselang, Stadion Kanjuruhan bergemuruh setelah Ian Puleio mencetak gol kemenangan Arema FC pada menit ke-90+8 melalui skema umpan silang.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. Ia menilai hasil positif ini merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari pemain, tim pelatih, hingga dukungan manajemen dan Aremania.

“Terima kasih sama Tuhan, sama Aremania, sama pemain. Kemenangan ini dari kerja keras pemain hingga bisa bawa tiga poin. Terima kasih manajemen yang selalu dukung Arema,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.

Baca Juga :  Spanyol Kalahkan Prancis 2-0, Lolos ke Final Piala Dunia 2026

Marcos juga mengapresiasi semangat juang para pemain yang tak menyerah meski tertinggal hingga menit-menit akhir pertandingan. Menurutnya, determinasi tersebut menjadi kunci kebangkitan Arema FC.

“Kerja keras sampai menit akhir. Apa yang kita lakukan hari ini untuk Aremania karena beberapa laga sebelumnya kita kalah. Pemain terus kerja keras dan akhirnya kita meraih kemenangan,” tambahnya.

Selain faktor mental, kondisi cuaca turut mempengaruhi jalannya laga. Hujan yang mengguyur Stadion Kanjuruhan justru membuat permainan Arema FC semakin agresif. Dua gol yang tercipta di penghujung laga seluruhnya berasal dari skema umpan silang.

“Hujan mengubah keadaan dan kita bisa mengembalikan situasi. Pemain terlihat lebih cair saat kondisi hujan,” pungkas Marcos.

Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan Arema FC setelah hasil kurang maksimal di beberapa laga sebelumnya, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi Aremania yang memadati Stadion Kanjuruhan. (bj)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode