Menu

Kecelakaan Beruntun di Ngawi Libatkan Pikap, Empat Motor, dan Rumah Warga, Delapan Orang Jadi Korban

Januari 2, 2026

Publikasiterkini.com° NGAWI – Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi mengungkap hasil penyelidikan awal kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan satu mobil pikap, empat sepeda motor, dan sebuah rumah warga di Jalan Raya Ngawi–Sine KM 43–44, Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Kamis (1/1/2026).

Berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi kejadian dan keterangan saksi, kecelakaan diduga dipicu oleh pengemudi mobil pikap yang tidak mampu menguasai laju kendaraan akibat kurang berhati-hati serta jarak yang terlalu dekat dengan kendaraan di depannya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Ipda Agus Harianto, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, mobil Toyota Kijang Pick Up bernomor polisi AE-1213-KK yang dikemudikan Robert (60), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Ngawi, melaju dari arah selatan ke utara dengan membawa enam penumpang.

“Berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian perkara, pengemudi mobil pikap diduga tidak mampu menguasai laju kendaraan karena kurang berhati-hati dan jarak sudah terlalu dekat,” ujar Ipda Agus Harianto.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S-5073-JW yang dikendarai Tiyas Budiarti (17), pelajar asal Desa Girikerto, Kecamatan Sine, dengan membonceng Fanina Dwi Noviana (17), pelajar asal Gununganyar, Surabaya. Tabrakan frontal pun tak terhindarkan.

Baca Juga :  Perkuat Kamtibmas dan Jogo Suroboyo, Ketum AMP Gelar Lawatan Sinergis ke Polsek Semampir

Usai menabrak Honda Beat, mobil pikap oleng ke kanan dan kembali menghantam sepeda motor Honda PCX bernomor polisi AD-4904-CAE milik Beni Widya Nugroho (23), warga Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen. Kendaraan pikap kemudian terus melaju dan menabrak sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi AE-6191-JAA serta sepeda motor Mocing Jamus bernomor polisi AE-4392-KL yang terparkir di halaman rumah warga, sebelum akhirnya menghantam bangunan rumah milik Supar (55), warga Desa Girikerto.

Akibat kecelakaan tersebut, delapan orang menjadi korban. Dua korban mengalami luka berat dan enam lainnya luka ringan. Korban luka berat yakni Tri Yana (35), penumpang mobil pikap asal Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, Ngawi, yang mengalami luka robek di pelipis kiri disertai pendarahan pada hidung, mulut, dan telinga serta tidak sadarkan diri.

Korban luka berat lainnya, Welas (45), penumpang mobil pikap asal Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, mengalami luka robek di kepala kiri dan patah jari kelingking tangan kiri, juga dalam kondisi tidak sadar.

Sementara korban luka ringan meliputi Robert (60) selaku pengemudi mobil pikap yang mengalami luka lecet di wajah, Kumala Devi Anggraini (14) dengan memar di dahi dan kepala bagian belakang, Ngadiyem (80) yang mengalami luka lecet di tangan dan kaki kanan, serta Kumara Algani (7) yang mengalami luka lecet di tangan dan kaki kanan.

Baca Juga :  Polres Kediri Kota Gelar Wayang Karton Sarana Edukasi di HKGB ke-74 Tahun 2026

Dari pengendara sepeda motor, Tiyas Budiarti (17) mengalami luka robek di pangkal paha dan punggung kaki kanan, sedangkan Fanina Dwi Noviana (17) mengalami memar di kepala kiri dan nyeri pada kaki kanan. Seluruh korban dalam kondisi sadar saat mendapatkan perawatan medis.

“Seluruh korban telah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Ngrambe untuk mendapatkan perawatan,” tambah Ipda Agus.

Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi masih melakukan penanganan lanjutan, termasuk pemeriksaan terhadap pengemudi mobil pikap, pendalaman penyebab kecelakaan, serta pendataan kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan dan bangunan rumah warga. (bj)

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode