Publikasiterkini.com° Sumenep – Polres Sumenep menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 di Mapolres Sumenep, Senin (29/12/2025). Dalam rilis tersebut, jajaran kepolisian memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025, dengan fokus pada penanganan lalu lintas, kriminalitas konvensional, serta kasus narkotika.
Konferensi pers dipimpin langsung Kapolres Sumenep AKBP Rivanda dan dihadiri pejabat utama Polres serta awak media. Kapolres menyampaikan bahwa tahun 2025 merupakan periode penuh tantangan, namun kinerja kepolisian menunjukkan sejumlah capaian positif.
“Tahun 2025 menjadi tahun penuh tantangan, namun kami berhasil meningkatkan penyelesaian kasus di berbagai bidang,” ujar AKBP Rivanda.
Laka Lantas dan Pelanggaran Menurun
Di bidang lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep mencatat tren positif. Jumlah kecelakaan lalu lintas menurun hingga 30,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penindakan tilang juga turun 28,3 persen menjadi 3.459 kasus.
Sementara itu, jumlah teguran justru meningkat signifikan hingga 37.565 kasus atau naik 100 persen. Menurut Kasat Lantas Polres Sumenep, peningkatan teguran menunjukkan pendekatan preventif dan edukatif lebih dikedepankan dibanding penindakan.
“Penurunan ini berkat pendekatan preventif dan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.
Kriminalitas Konvensional Naik
Berbeda dengan lalu lintas, kriminalitas konvensional justru mengalami peningkatan tajam. Pada tahun 2024 tercatat 552 kasus kejahatan konvensional (CT) dan 334 kasus kejahatan lainnya (CC). Namun pada 2025, angka tersebut melonjak menjadi 915 kasus CT dengan tingkat penyelesaian 60,5 persen dan 754 kasus CC dengan penyelesaian 82,4 persen.
Jenis kejahatan yang mendominasi di antaranya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta penganiayaan.
Ungkap Kasus Narkoba Meningkat
Sementara itu, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumenep mencatat lonjakan pengungkapan kasus narkotika hingga 55,5 persen. Dari 45 kasus dengan 68 tersangka pada 2024, meningkat menjadi 70 kasus dengan 98 tersangka sepanjang 2025.
Barang bukti yang berhasil diamankan juga meningkat signifikan. Sabu-sabu naik dari 183,72 gram menjadi 500,27 gram. Pil inex dari 15 butir menjadi 69 butir, serta pil YY melonjak dari 1.102 butir menjadi 11.065 butir.
“Peningkatan ini menunjukkan kerja maksimal tim kami dalam membongkar jaringan narkoba, baik di daratan maupun wilayah kepulauan,” tegas AKBP Rivanda.
Komitmen 2026
Menutup konferensi pers, Kapolres Sumenep menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan pelayanan dan penegakan hukum pada tahun 2026. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya menjelang pergantian tahun.
Konferensi pers akhir tahun ini menjadi bentuk transparansi Polres Sumenep kepada publik sekaligus bahan evaluasi guna meningkatkan kinerja kepolisian ke depan.
(Basri)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini