Publikasiterkini.com° Sidoarjo – Angin puting beliung disertai hujan lebat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu (20/12/2025) sore, sekitar pukul 14.00 WIB. Bencana ini menyebabkan kerusakan pada ratusan rumah warga, pohon tumbang, serta fasilitas umum dan tempat usaha.
Menurut data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, total terdapat 102 rumah mengalami kerusakan ringan, ditambah tiga tempat usaha dan dua fasilitas umum. Wilayah terdampak meliputi tiga desa di dua kecamatan: Desa Prasung dan Desa Dukuhtengah di Kecamatan Buduran, serta Desa Jambangan di Kecamatan Candi.
Rincian kerusakan sebagai berikut:
- Desa Prasung, Kecamatan Buduran: 33 rumah dan satu fasilitas umum di RT 08/RW 03; dua rumah di RT 11/RW 05; serta 16 rumah dan satu fasilitas umum di RT 12/RW 05.
- Desa Dukuhtengah, Kecamatan Buduran: Enam rumah dan dua tempat usaha di RT 02/RW 02; serta 15 rumah dan satu tempat usaha di RT 06/RW 02.
- Desa Jambangan, Kecamatan Candi: Delapan rumah di RT 01/RW 01; satu rumah di RT 01/RW 02; tiga rumah di RT 03/RW 02; tiga rumah di RT 04/RW 02; serta 15 rumah di Perumahan Surya Garden 3.
Kerusakan terutama pada atap rumah yang beterbangan, dengan material seperti genteng dan galvalum yang terlepas akibat angin kencang.
Bupati Sidoarjo Subandi langsung meninjau lokasi terdampak pada Minggu (21/12/2025), khususnya di Desa Dukuhtengah dan Desa Prasung. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk segera memperbaiki rumah warga.
“Rumah warga yang atapnya rusak akan segera kita perbaiki. Terutama atap-atap yang sudah keropos agar tidak dibiarkan terlalu lama. Kita bantu perbaikan ringan menggunakan galvalum dan penutup atap yang lebih berkualitas,” kata Subandi.
Pemkab Sidoarjo menyiapkan skema pendanaan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) agar proses perbaikan tidak terkendala anggaran. Perbaikan dengan material permanen seperti baja ringan dan asbes direncanakan segera dimulai, melibatkan personel Satpol PP, Tagana, serta gotong royong warga.
Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, menjelaskan bahwa sebagai langkah awal, BPBD telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal: 18 lembar untuk Desa Prasung, lima lembar untuk Desa Dukuhtengah, dan 15 lembar untuk Desa Jambangan.
“Kami menyalurkan bantuan sementara berupa terpal untuk melindungi rumah warga dari hujan susulan,” pungkas Sabino.
Pemerintah mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat BMKG telah mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Jawa Timur, termasuk Sidoarjo.
(Redaksi)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini