Publikasiterkini.com ° Surabaya – Polisi tengah memburu pelaku penjambretan yang merampas ponsel seorang wanita pejalan kaki di Jalan Mliwis, Surabaya, Rabu (3/12/2025) siang. Aksi kriminal tersebut terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Dalam video CCTV berdurasi 28 detik yang diunggah akun TikTok @disekitarsurabaya, tampak dua pelaku beraksi di sebuah gang permukiman kawasan Cagar Budaya Kota Tua Surabaya. Keduanya menggunakan sepeda motor sebagai sarana melancarkan aksinya.
Pelaku yang berperan sebagai joki motor memiliki postur tubuh kurus. Ia mengenakan kaus polo lengan pendek warna putih, celana pendek biru, sandal selop putih, topi hitam, serta masker hitam. Sementara pelaku lainnya yang duduk diboncengan dan bertugas sebagai eksekutor pencurian mengenakan jaket jeans biru, celana pendek abu-abu, dan sandal jepit.
Dari rekaman video, sepeda motor pelaku terlihat melaju perlahan mendekati korban yang sedang berjalan kaki bersama temannya. Tanpa diduga, pelaku eksekutor langsung menggapai ponsel yang digenggam korban. Setelah berhasil merampas ponsel, motor yang dikendarai pelaku langsung digeber kencang untuk melarikan diri.
Korban bersama temannya sempat berusaha mengejar, namun pelaku berhasil kabur dari lokasi kejadian.
Kasus penjambretan tersebut telah dilaporkan korban ke Mapolrestabes Surabaya dan kini tengah dalam proses penyelidikan. Penanganan perkara dilakukan secara gabungan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Unit Reskrim Polsek Bubutan.
“Laporan masuk ke Polrestabes Surabaya, dan opsnal kami bergabung dengan Polrestabes untuk melakukan penyelidikan gabungan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Martinus Simanjuntak, saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (13/12/2025).
Di sisi lain, viralnya kasus penjambretan tersebut juga memantik perhatian Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Ia menyatakan bahwa kasus tersebut sudah dilaporkan dan sedang dalam penanganan pihak kepolisian.
Selain berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengejar pelaku, Pemerintah Kota Surabaya memastikan pengamanan di kawasan wisata Kota Tua akan diperketat.
Upaya pengamanan dilakukan melalui peningkatan patroli, khususnya pada malam hari, serta penerapan sistem pengamanan berlapis guna mencegah terulangnya tindak kriminal serupa.
(Red)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini