Menu

Sorotan Tajam! Satlantas Polrestabes Surabaya ‘Alergi’ Tindak Truk Lawan Arus di Ngagel?

Desember 4, 2025

Publikasiterkini.com // SURABAYA – Kinerja Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya kembali menjadi sorotan tajam di mata publik. Pihak kepolisian dinilai tidak berani mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas yang kasat mata dan sangat membahayakan, khususnya kasus truk yang nekat melawan arus.

​Kejadian ini terkuak setelah awak media, termasuk bnewsjatim.id, memergoki langsung sebuah truk yang diduga kuat melawan arah saat melintas di Jalan Ngagel. Aksi berbahaya ini jelas-jelas mengancam keselamatan pengendara lain dan berpotensi memicu kecelakaan serius.

Kasatlantas Diduga ‘Alergi’ Media

​Yang lebih disayangkan, upaya awak media untuk berkoordinasi dan mengadukan temuan ini kepada pimpinan Satlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih, justru terbentur tembok. Hingga berita ini diterbitkan, permohonan konfirmasi dan tindak lanjut dari media belum mendapat jawaban.

​Sikap diam ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan jurnalis: Ada apa dengan Satlantas Polrestabes Surabaya? Mengapa terkesan “alergi” atau enggan merespons cepat aduan dari masyarakat dan media, terutama mengenai pelanggaran yang membahayakan nyawa?

Masyarakat kini mempertanyakan adanya standar ganda dalam penegakan hukum lalu lintas. Satlantas Polrestabes Surabaya dinilai sangat sigap dan berani menindak aksi balap liar, namun seolah tutup mata terhadap pelanggaran melawan arus, yang notabene juga sangat fatal akibatnya.

Baca Juga :  Bambang Haryo: Media Sosial Jadi Kunci Memperkuat Promosi Pariwisata Daerah

​”Seharusnya pihak Satlantas Polrestabes Surabaya langsung merespon saat adanya aduan dari masyarakat bahwa adanya truk diduga berani melawan arah, karena sangat membahayakan bagi masyarakat yang berkendara,” demikian keresahan yang muncul di tengah publik.

​Pantauan di lokasi kejadian di Jalan Ngagel setelah aduan disampaikan, tidak terlihat satu pun personel Satlantas Polrestabes Surabaya yang datang untuk memberikan tindakan atau efek jera. Ketiadaan respons ini seakan memberikan sinyal bahwa para pelanggar berani berbuat sesuka hati tanpa takut sanksi.

​Tindakan tegas di lokasi harusnya segera dilakukan untuk menciptakan efek jera dan menjamin keselamatan pengguna jalan lainnya. Jika pelanggaran membahayakan seperti melawan arus terus dibiarkan, maka kredibilitas penegakan hukum lalu lintas di Kota Surabaya akan semakin tergerus.

​Hingga berita ini ditayangkan, awak media akan terus berupaya mengkoordinasikan masalah ini untuk mendapatkan tanggapan dan kejelasan dari pihak Satlantas Polrestabes Surabaya, demi memastikan tidak ada lagi masyarakat yang berani melanggar aturan dan membahayakan nyawa di jalan raya.

 

 

(ALI SAPUTRA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode