Menu

Dua Mahasiswa Unitomo Dibacok Kelompok Tak Dikenal di Surabaya, Polisi Buru Pelaku

November 30, 2025

Publikasiterkini.com ° Surabaya – Dua mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya menjadi korban pembacokan oleh kelompok tak dikenal di Jalan Taman Jayengrono, kawasan Jembatan Merah Surabaya, Selasa (25/11/2025). Peristiwa tersebut viral setelah rekaman aksi penyerangan beredar di media sosial.

Korban diketahui bernama Patihimas Soumena (22) dan Rizky Tuanya (22), keduanya merupakan mahasiswa asal Indonesia Timur yang tinggal di kawasan Nginden, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.

Berdasarkan informasi, saat kejadian kedua korban sedang dalam perjalanan menjemput saudaranya di Pelabuhan Tanjung Perak. Namun, ketika melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba mereka diserang oleh sekitar empat orang pelaku yang menggunakan sepeda motor.

Teman kos korban, Alvianto, menyebut aksi itu dilakukan tanpa alasan jelas. Ia memastikan kedua korban tidak sedang terlibat konflik maupun dalam keadaan mabuk.

“Mereka nggak ngapa-ngapain. Memang mau jemput saudara di Perak. Tapi tiba-tiba diserang sama sekelompok orang yang bawa senjata tajam,” kata Alvianto.

Menurutnya, Patihimas dan Rizky sempat berusaha melarikan diri, namun para pelaku lebih dulu melukai mereka. Luka bacok dialami di bagian betis, paha, dan punggung.

Baca Juga :  Merajut Kasih di Rumah Tuhan: Polsek Kenjeran Tebar Kehangatan dan Pesan Kamtibmas di Gereja Nazareth

Aksi brutal itu terekam oleh teman korban yang saat itu berada bersama mereka. Rekaman tersebut diunggah ke media sosial hingga akhirnya viral. Pelaku kabur setelah beberapa warga dan teman korban balik melawan dengan melempar paving ke arah mereka.

“Pelaku kabur setelah dilawan. Tapi dua korban sudah terlanjur dibacok,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Martinus Simanjutak, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini polisi tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.

“Kami memeriksa saksi, rekaman CCTV hingga melakukan olah TKP. Apabila ada perkembangan pasti akan kami sampaikan,” tegasnya, Sabtu (29/11/2025).

Hingga kini kedua korban masih menjalani perawatan di RSUD dr. Soetomo Surabaya.

 

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode