Menu

Hibahkan Lahan 306 Hektare, Situbondo dan Kemenhan RI Bangun Pusat Latihan Militer Skala Internasional

November 14, 2025

Publikasiterkini.com // Situbondo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menghibahkan lahan seluas 306 hektare di perkebunan Banongan, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia untuk kegiatan pertahanan negara.

Kemenhan dan Pemkab Situbondo telah menandatangani nota kesepahaman pinjam pakai barang milik pemerintah daerah kepada Kementerian Pertahanan, pada Rabu (12/11/2025).

Kabupaten Situbondo, Jawa Timur merupakan lokasi strategis yang dipilih oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia, untuk menjadi pusat kegiatan latihan militer skala internasional.

Direktur Fasilitas dan Jasa Direktorat Jenderal Kekuatan dan Pertahanan, Kemenhan, Brigjen TNI Dwi Hariyono mengaku, berdasarkan hasil kajian dari beberapa daerah, Situbondo yang terpilih.

“Situbondo merupakan titik strategis untuk pertahanan negara. Kami sudah melakukan kajian di beberapa daerah, namun Situbondo yang terpilih,” ucap Dwi, Rabu (12/11/2025).

Kemenhan mulai bulan ini akan membangun fasilitas militer tiga matra. Salah satu yang akan dibangun tahap awal adalah pusat latihan tiga matra di Banongan, Kecamatan Asembagus.

“Kami akan membangun banyak prasarana di sini ya. Karena ini kan pusat latihan militer tiga matra yang meliputi TNI AD, AL dan AU,” bebernya.

Baca Juga :  Kapolri Terima Audiensi Menkomdigi, Bahas Kolaborasi Polri dan Komdigi

Sebagai kompensasi terhadap Pemkab Situbondo yang telah menghibahkan lahan perkebunan Banongan seluas 306 hektare, Kemenhan memberikan 348 hektare lahan Perhutani di Wisata Bahari Pasir Putih.

“Masih sedang kami proses ya. Tapi yang pasti sebagai kompensasinya kami berikan lahan seluas 348 hektare yang berada di kawasan wisata Pasir Putih,” ujarnya.

Dwi memastikan, pusat latihan militer tiga matra di Banongan Situbondo ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Situbondo, karena akan ada interaksi sosial ekonomi yang menjanjikan.

“Ini akan memberi dampak positif yang luar biasa bagi masyarakat Situbondo. Kami punya komitmen untuk melibatkan masyarakat Situbondo dalam membangun pusat latihan militer,” bebernya.

Dampak sosial enonomi juga sangat bagus. Banyak sekali alut sista yang secara tidak langsung akan menimbulkan interaksi sosial dengan masyarakat sekitar.

“Saya yakinkan bahwa ini akan menjadi multinasional, tidak hanya lokal. Mungkin ini bisa menjadi centra gratify ataupusat gravitasinya Situbondo. Edukasi ketahanan negara, momentum bela negara masyarakat, kemanunggalan dan macam macam lah, yang penting banyak dampak positif,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, kepentingan negara harus dikedepankan. Lahan perkebunan di Banongan itu akan menjadi pusat latihan tempur tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Baca Juga :  Momentum Hari Jadi ke-495: Bangkalan Siap Jadi Daerah Ramah Investasi, Aman, dan Berbudaya

Menurut Bupati, pembangunan fasilitas militer di Banongan akan memberikan dampak positif untuk Situbondo. Sebab akan memberdayakan masyarakat sekitar Banongan.

Mereka akan dipekerjakan dalam pembangunan pangkalan dan fasilitas militer lainnya. Masyarakat juga bisa berjualan di sekitar pangkalan militer.

 

 

 

 

SOFI / LJ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode