Menu

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Tinjau Perlintasan KA Desa Gelam, Dukung Rencana Pelebaran Jalan

November 2, 2025

Publikasiterkini.com // Sidoarjo – Upaya Pemkab Sidoarjo dalam mengurai kemacetan di perlintasan Kereta Api (KA) Desa Gelam mulai membuahkan hasil. Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo resmi mengajukan permohonan pelebaran perlintasan KA Nomor 68 kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari keluhan masyarakat yang kerap terjebak macet akibat jalan yang menyempit. Setiap hari, perlintasan yang menghubungkan kawasan Desa Sugihwaras, Candi itu menjadi salah satu titik padat lalu lintas.

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi lapangan. Dia mendukung penuh langkah yang dilakukan Dishub Sidoarjo.

Menurutnya, hal tersebut merupakan solusi konkret dalam mengatasi kepadatan kendaraan. “Setiap hari perlintasan KA Gelam ini selalu macet, jika dilebarkan satu meter lebih, kendaraan bisa berpapasan dengan aman, terobosan dari teman-teman Dishub ini patut diapresiasi karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” ucapnya, Rabu (29/10).

Mimik menegaskan, pelebaran akses di titik itu menjadi kebutuhan mendesak. Dia menargetkan pengerjaan rampung sebelum akhir tahun 2025 agar kemacetan tidak lagi terjadi.

Kepala Dishub Sidoarjo, Budi Basuki menjelaskan, surat permohonan resmi telah dilayangkan ke Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA). Respons dari pemerintah pusat cukup positif karena telah memberikan persetujuan awal terhadap rencana pelebaran tersebut.

Baca Juga :  Kapolri Terima Audiensi Menkomdigi, Bahas Kolaborasi Polri dan Komdigi

Selain pelebaran jalan, Dishub juga menyiapkan penyesuaian sistem peringatan dini (early warning system) dan panjang palang perlintasan. Hal itu untuk memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga setelah pelebaran dilakukan.

“BTP juga menyarankan agar panjang palang disesuaikan dengan lebar baru, kalau tidak, dikhawatirkan akan ada pengendara yang nekat menerobos,” jelasnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, perlintasan KA Gelam merupakan jalur alternatif yang ramai dilalui pengendara. Pada jam berangkat dan pulang kerja, antrean kendaraan bisa memanjang hingga ratusan meter.

 

 

 

Sumber : radar sidoarjo

SOFI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode