Menu

5 Masjid Ikonik di Surabaya yang Wajib Dikunjungi: Megah, Bersejarah, dan Sarat Makna

Oktober 29, 2025

Publikasiterkini.com // SurabayaSurabaya tak hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga sebagai rumah bagi sejumlah masjid ikonik yang mencerminkan perpaduan antara nilai sejarah, arsitektur menawan, dan semangat religius warganya.

Bagi Anda yang ingin menelusuri sisi spiritual sekaligus menikmati keindahan bangunan bersejarah, berikut lima masjid paling ikonik di Surabaya yang wajib dikunjungi.

1. Masjid Al-Akbar Surabaya: Megah dan Modern

Masjid Al-Akbar Surabaya atau sering disebut MAS merupakan masjid terbesar di Jawa Timur dan termasuk salah satu yang terbesar di Indonesia.

Diresmikan pada tahun 2000, masjid ini dikenal dengan kubah biru toska berdiameter 54 meter serta menara setinggi 99 meter yang melambangkan Asmaul Husna.

Dari atas menara, pengunjung bisa menikmati panorama kota Surabaya secara menyeluruh.

Selain sebagai tempat ibadah, MAS juga dilengkapi fasilitas lengkap seperti ruang pertemuan, area wudhu modern, taman asri, serta area belajar Al-Qur’an bagi masyarakat.

2. Masjid Cheng Hoo: Simbol Harmoni Islam dan Budaya Tionghoa

Masjid Cheng Hoo merupakan simbol kerukunan antarbudaya di Surabaya. Berdiri sejak tahun 2002, masjid ini memadukan arsitektur khas Tiongkok dengan nilai-nilai Islam.

Baca Juga :  Paguyuban Semedi Mukti Wibawa Gelar Pertemuan Rutin, Peserta Baru Antusias Belajar Semedi

Atapnya berbentuk pagoda berwarna merah, hijau, dan kuning, menciptakan nuansa unik yang berbeda dari masjid pada umumnya.

Nama masjid ini diambil dari Laksamana Cheng Hoo, pelaut Muslim asal Tiongkok yang berperan dalam penyebaran Islam di Asia.

Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Cheng Hoo juga sering menjadi lokasi kegiatan sosial, budaya, dan dakwah lintas etnis, menjadikannya simbol toleransi di Surabaya.

3. Masjid Ampel: Jejak Wali Songo di Tengah Kota

Bagi peziarah, Masjid Ampel adalah salah satu destinasi religi paling legendaris di Surabaya.

Dibangun pada tahun 1421 oleh Sunan Ampel, anggota Wali Songo, masjid ini menjadi pusat penyebaran Islam di Jawa Timur.

Terletak di kawasan Arab, suasana sekitar masjid begitu khas dengan deretan toko yang menjual perlengkapan ibadah, kurma, hingga parfum Timur Tengah.

Selain nilai sejarahnya, area ini juga menjadi tempat ziarah ke makam Sunan Ampel yang ramai dikunjungi jamaah dari berbagai daerah.

4. Masjid Kemayoran: Saksi Bisu Perjuangan di Masa Kolonial

Masjid Kemayoran adalah salah satu masjid bersejarah tertua di Surabaya, yang berdiri sejak masa penjajahan Belanda.Arsitekturnya tampak sederhana, tetapi menyimpan kisah perjuangan masyarakat Surabaya dalam mempertahankan keimanan dan semangat nasionalisme.

Baca Juga :  Seamless Corridor: Pemeriksaan Imigrasi Jemaah Haji Surabaya Cukup 40 Menit Pakai Iris Mata

Meski telah beberapa kali direnovasi, nuansa klasik dan bentuk aslinya tetap terjaga.

Dahulu, masjid ini menjadi pusat dakwah Islam di pelabuhan Surabaya, tempat berkumpulnya para saudagar dan ulama.

Masjid ini menjadi simbol bahwa nilai religius dan semangat perjuangan rakyat berjalan beriringan sepanjang sejarah kota ini.

5. Masjid Rahmat Kembang Jepun: Perpaduan Gaya Jawa, Arab, dan Eropa

Masjid Rahmat di kawasan Kembang Jepun dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Surabaya, dibangun pada abad ke-15.

Dahulu, masjid ini menjadi pusat dakwah Islam di pelabuhan Surabaya, tempat berkumpulnya para saudagar dan ulama.

Keunikannya terletak pada arsitektur campuran Jawa, Arab, dan Eropa yang mencerminkan perpaduan budaya masa lampau.

Hingga kini, masjid ini tetap aktif digunakan dan menjadi destinasi wisata religi yang ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kelima masjid tersebut bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga penanda perjalanan sejarah dan identitas Surabaya.

Masing-masing memiliki karakter dan pesan spiritual yang kuat — dari kemegahan arsitektur modern hingga kesederhanaan warisan masa lalu.

Mengunjungi masjid-masjid ini bukan sekadar wisata religi, tetapi juga perjalanan mengenal jati diri dan kebanggaan Surabaya sebagai kota yang kaya akan nilai, sejarah, dan harmoni antarbudaya.

Baca Juga :  Paguyuban Semedi Mukti Wibawa Gelar Pertemuan Rutin, Peserta Baru Antusias Belajar Semedi

 

 

 

 

SOFI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode