Menu

Kapolres Nganjuk Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di YPP Al Mardliyah Mojosari

Oktober 24, 2025

Publikasiteekini.com // Nganjuk – Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk menghadiri kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional di Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Al Mardliyah, Desa Mojosari, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan RI serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, yang hadir dalam agenda sarasehan kebangsaan bersama para santri, tokoh agama, dan masyarakat.

Kehadiran Kapolres Nganjuk menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan pesantren, sekaligus memastikan sistem keamanan acara berjalan optimal sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

AKBP Henri Noveri Santoso menegaskan komitmen Polres Nganjuk untuk memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kegiatan masyarakat, terutama yang melibatkan tokoh nasional dan peserta dalam jumlah besar.

“Kami pastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Anggota telah kami siagakan di titik-titik strategis agar pelaksanaan acara berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya.

Selain mengamankan jalannya acara, Kapolres juga mengajak seluruh santri untuk meneladani semangat perjuangan para ulama dan pahlawan bangsa, serta berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di era modern.

Baca Juga :  Polres Madiun Kota Ungkap 3 Kasus Curanmor 4 Orang Residivis Diamankan

“Santri adalah benteng moral bangsa. Di era digital ini, kami berharap santri dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan pesan damai, toleransi, dan menjaga persatuan Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres turut berkoordinasi langsung dengan personel pengamanan dan panitia penyelenggara untuk memastikan pengaturan lalu lintas, area parkir, serta jalannya acara berlangsung tertib.

Peringatan Hari Santri Nasional di YPP Al Mardliyah Mojosari menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga pendidikan Islam guna membangun nilai religius serta menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Nganjuk.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode