Menu

Aksi Damai Ribuan Santri di DPRD Jatim Berjalan Sejuk, Polwan Negosiator Jadi Garda Terdepan

Oktober 22, 2025

Publikasiterkini.com // Surabaya – Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Selasa (21/10/2025).

Aksi tersebut dipicu oleh tayangan salah satu program televisi swasta yang dinilai memberitakan secara negatif tentang sebuah pondok pesantren.

Untuk memberikan pelayanan selama aksi berlangsung, Polrestabes Surabaya bersama Polda Jawa Timur menerapkan strategi pengamanan humanis dan preventif, dengan menempatkan Polisi Wanita (Polwan) negosiator di barisan terdepan.

Sejak dari titik kumpul hingga tiba di depan Gedung DPRD, para santri dikawal dengan tertib oleh petugas kepolisian. Meskipun hujan sempat turun, semangat peserta aksi maupun aparat keamanan tidak surut. Aksi massa tetap berjalan aman, lancar, dan sejuk.

Para Polwan negosiator Polrestabes Surabaya Polda Jatim tampak aktif mengawal jalannya aksi, menjaga suasana kondusif, serta membangun komunikasi empatik dengan para peserta. Sebagai bentuk pendekatan humanis, tim negosiator juga membagikan air minum kepada peserta aksi, yang mendapat apresiasi dari para santri karena tetap menjaga kedamaian selama kegiatan berlangsung.

Aksi tersebut difasilitasi oleh pihak kepolisian hingga perwakilan santri diterima langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur. Usai pertemuan, Ketua DPRD membacakan hasil dialog di hadapan massa aksi, yang disambut dengan tertib oleh seluruh peserta.

Baca Juga :  Polres Trenggalek Tingkatkan Patroli Kawasan Hutan Cegah Karhutla

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa kepolisian sepenuhnya mendukung kebebasan warga dalam menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan secara damai dan tertib.

“Kami memfasilitasi massa aksi yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum. Dari jajaran Polwan juga melakukan upaya negosiator secara humanis dan preventif,” ujar Kombes Pol Abast.

Ia menambahkan, keterlibatan Polwan di barisan terdepan merupakan bagian dari strategi pelayanan dan pengamanan agar situasi tetap kondusif.

“Aksi tersebut berlangsung aman dan lancar sampai massa membubarkan diri dengan tertib,” pungkasnya.

Dengan pendekatan persuasif dan koordinasi yang baik antara aparat keamanan, peserta aksi, dan pihak DPRD, kegiatan tersebut berakhir dalam suasana aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, Polda Jatim.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode