Publikasiterkini.com // Sumenep – Kabar membanggakan datang dari jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Dua guru terbaik, Moh. Samsul Jamali, S.Pd (Guru SDN Angkatan 1 Arjasa) dan Budi Ertanto, S.Pd (Guru SDN Sapeken 1), sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet Juara 1 Ganda Putra pada ajang Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup 2025 yang digelar di GOR Sumenep, 10–13 Oktober 2025.
Kemenangan dua pendidik asal kepulauan ini menjadi bukti nyata bahwa insan pendidikan di Kabupaten Sumenep tidak hanya unggul dalam mengajar dan mendidik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga. Mereka membuktikan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, ketangguhan fisik, serta semangat kompetitif yang tinggi.
Ajang yang mempertemukan berbagai instansi di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini menjadi saksi bagaimana dua sosok guru dari wilayah kepulauan menunjukkan performa luar biasa. Dengan permainan solid, strategi matang, serta kerja sama yang apik, pasangan Samsul Jamali dan Budi Ertanto berhasil menumbangkan lawan-lawannya hingga mengantarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep naik ke podium tertinggi.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran Dinas Pendidikan. Kami merasa terhormat memiliki guru-guru yang tidak hanya menginspirasi di ruang kelas, tetapi juga mengharumkan nama daerah di panggung olahraga,” ujar Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, melalui keterangannya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan wujud nyata dari semangat “Pendidikan Bermartabat dan Berprestasi” yang terus digaungkan oleh Dinas Pendidikan Sumenep.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik agar terus berinovasi, berkompetisi secara sehat, dan menunjukkan bahwa guru Sumenep mampu bersinar di berbagai bidang,” imbuhnya.
Sementara itu, Budi Ertanto mengungkapkan bahwa perjuangan mereka di lapangan merupakan bentuk dedikasi dan rasa cinta terhadap dunia pendidikan.
“Kami membawa nama Dinas Pendidikan dengan kebanggaan. Setiap pukulan dan setiap langkah di lapangan kami persembahkan untuk seluruh guru di pelosok Sumenep,” ujarnya.
Senada dengan itu, Moh. Samsul Jamali menuturkan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kekompakan dan semangat kebersamaan antarpendidik, tanpa memandang jarak dan wilayah tugas.
“Kami berasal dari dua pulau berbeda — Sapeken dan Arjasa — tapi kami bersatu demi satu nama: Pendidikan Sumenep. Inilah makna sejati dari semangat satu profesi,” ungkapnya penuh semangat.
Turnamen Bupati Cup 2025 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah silaturahmi antarinstansi untuk mempererat persaudaraan. Kemenangan pasangan ganda dari Dinas Pendidikan tersebut menjadi penutup manis bagi gelaran tahun ini sekaligus mengukir sejarah baru bagi insan pendidikan Sumenep.
Sorak bangga menggema di lingkungan sekolah dan kantor Dinas Pendidikan. Dari Arjasa hingga Sapeken, dari ruang guru hingga meja kepala sekolah, kabar ini menjadi semangat baru bahwa guru bukan hanya pencetak prestasi — mereka juga juara sejati yang menginspirasi bangsa.
(Red)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini