Menu

Pemkot Surabaya Anggarkan Rp192,8 Miliar untuk Beasiswa Pemuda Tangguh

Oktober 1, 2025
Kegiatan belajar program beasiswa dari Pemerintah kota Surabaya ( doc : Publikasi-terkini)

Publikasiterkini.com // Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi anak-anak muda di Kota Pahlawan. Pada tahun 2026 mendatang, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memutuskan untuk melipatgandakan jumlah penerima beasiswa kuliah hingga mencapai 24.000 mahasiswa dengan total anggaran sebesar Rp192,8 miliar.

Program beasiswa yang diberi nama “Pemuda Tangguh” tersebut tidak hanya menanggung biaya kuliah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi juga memberikan dukungan biaya hidup bulanan bagi para mahasiswa penerimanya.

“Kalau biasanya per tahun kita hanya buka untuk 2.000–3.000-an mahasiswa, tahun depan kita tingkatkan berkali-kali lipat. Total tahun depan Pemkot akan membiayai 24.000 mahasiswa,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi dalam siaran pers Humas Pemkot Surabaya, Selasa (29/9/2025).

Sejak 2022 hingga 2025, Pemkot Surabaya telah menyalurkan beasiswa kepada 5.900 mahasiswa dengan anggaran Rp71 miliar. Mulai tahun depan, jumlahnya diperluas bukan hanya untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri, tetapi juga mencakup mahasiswa yang menempuh pendidikan di kampus swasta.

Menurut Eri, dengan target 24.000 mahasiswa penerima beasiswa, diharapkan puluhan ribu keluarga Surabaya akan terbantu. Program ini juga menjadi langkah nyata untuk mencetak sarjana-sarjana baru dari berbagai disiplin ilmu, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam memecahkan persoalan kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

Baca Juga :  Momentum Hari Jadi ke-495: Bangkalan Siap Jadi Daerah Ramah Investasi, Aman, dan Berbudaya

“Beasiswa ini diprioritaskan untuk keluarga miskin dan pra-miskin, baru kemudian ada jalur prestasi. Minimal, dalam satu keluarga miskin dan pra-miskin, harus ada satu anaknya yang bisa lulus jadi sarjana,” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota Eri mengingatkan mahasiswa penerima beasiswa untuk tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan organisasi kemahasiswaan.

“Saya selalu pesankan, belajar rajin agar kualitas akademik meningkat. Tetapi jangan lupa aktif dalam kegiatan sosial-kemasyarakatan, baik organisasi mahasiswa maupun di lingkungan tempat tinggal. Jadi lengkap, akademiknya oke, kepemimpinannya juga terasah,” pungkas Eri.

 

Shofa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode