Menu

Wabup Lumajang: Dapur MBG Harus Efektif, Higienis, dan Jadi Media Edukasi Gizi Anak

November 6, 2025

Publikasiterkini.com // Lumajang – Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), menekankan bahwa Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi model layanan gizi yang berkelanjutan, terukur, dan edukatif bagi anak-anak dan masyarakat.

“Dapur MBG ini harus dikelola secara efektif, higienis, dan konsisten, agar setiap anak mendapatkan gizi seimbang yang mendukung pertumbuhan, daya tahan tubuh, dan kemampuan belajar. Program ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi, mengajarkan anak-anak dan masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat, higienitas, dan pengelolaan sumber daya lokal,” ujarnya saat meresmikan Dapur MBG di di Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, Senin (3/11/2025).

Mas Yudha menekankan bahwa keberhasilan layanan gizi ini bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Pemerintah desa, sekolah, dan warga memiliki peran strategis dalam memastikan program tidak berhenti pada fasilitas, tetapi menjadi sistem layanan publik yang akuntabel, adaptif, dan berkelanjutan.

“Dengan pendekatan ini, manfaat program lebih dari sekadar makanan. Anak-anak belajar memahami pentingnya gizi, masyarakat dilibatkan dalam pengelolaan dan pemantauan, dan kualitas layanan dapat terjaga jangka panjang,” jelasnya.

Baca Juga :  Momentum Hari Jadi ke-495: Bangkalan Siap Jadi Daerah Ramah Investasi, Aman, dan Berbudaya

Wabup menekankan bahwa dapur MBG Dawuhan Wetan menjadi contoh nyata bagaimana layanan publik dapat membangun kapasitas masyarakat, menanamkan kesadaran gizi, dan memastikan keberlanjutan program.

Menurutnya, model ini dapat diterapkan di wilayah lain untuk menciptakan generasi Lumajang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Ini adalah investasi nyata bagi masa depan anak-anak kita. Layanan gizi yang terkelola dengan baik tidak hanya meningkatkan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran, keterampilan, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas hidup mereka sendiri,” pungkasnya.

 

 

 

SOFI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode