Menu

Polda Jatim Ungkap 1.443 Kasus Kejahatan dalam Operasi Sikat Semeru 2025, Amankan 1.135 Tersangka

November 5, 2025

Publikasiterkini.com // Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur sukses menggelar Operasi Sikat Semeru 2025 selama 12 hari, berhasil mengungkap 1.443 kasus kejahatan jalanan dan tindak pidana lainnya. Operasi ini melibatkan ratusan personel dan menargetkan berbagai bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Dalam konferensi pers di Bidang Humas Polda Jatim pada Rabu (5/11), Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Julest Abraham Abast menyatakan bahwa operasi ini merupakan langkah nyata kepolisian untuk memukul mundur pelaku kejahatan.

“Selama 12 hari, kami mengungkap 1.443 kasus dengan 1.135 tersangka yang diamankan. Angka ini menunjukkan keseriusan kami dalam menindak tegas pelaku kejahatan di Jawa Timur,” ujarnya.

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko, menambahkan bahwa operasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan strategi untuk mengembalikan rasa aman publik.

“Kami menargetkan curat, curas, curanmor, serta sindikat lintas daerah. Tidak ada ruang bagi pelaku kriminal di Jawa Timur,” tegasnya.

Operasi melibatkan 215 personel Satgas Polda dan 2.931 personel dari Polres se-Jatim. Hasilnya, polisi menuntaskan 270 target operasi (TO) dengan 276 tersangka, serta 1.173 kasus non-TO dengan 859 tersangka.

Baca Juga :  Polda Jatim Pastikan Situasi Surabaya Kondusif dan Terkendali Pasca kejadian di Dua Pos Lantas

Rincian Pengungkapan Kasus TO:

Pencurian dengan pemberatan (curat): 107 kasus, 109 tersangka.

Pencurian dengan kekerasan (curas): 27 kasus, 28 tersangka.

Pencurian kendaraan bermotor (curanmor): 101 kasus, 101 tersangka.

Street crime: 7 kasus, 8 tersangka.

Penyalahgunaan senjata tajam/api: 17 kasus, 17 tersangka.

Kasus Non-TO:

Curat: 529 kasus

Curas: 45 kasus

Curanmor: 68 kasus

Termasuk penyelundupan dan pelanggaran di wilayah perairan.

Aparat menyita barang bukti senilai tinggi, antara lain Rp75 juta uang tunai, 316 sepeda motor, 34 mobil, 94 kunci T, 197 handphone, senjata tajam, senjata api, 150 butir amunisi, serta ratusan kilogram barang hasil kejahatan seperti ikan asin, tepung sagu, dan bawang merah.

Kombes Widi menekankan capaian melebihi 230 persen dari target. “Ini bukti efektivitas operasi masif kami untuk menciptakan keamanan,” katanya.

Polda Jatim berkomitmen melanjutkan operasi serupa secara berkala dengan pendekatan lebih taktis. “Kami akan kejar dan tindak siapa pun yang mengganggu stabilitas keamanan. Masyarakat berhak hidup tenang,” tutup Kombes Julest Abraham Abast.

(Red/Pt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode