SIDOARJO° Pt.com _ Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya berkomitmen memperluas kemitraan strategis demi meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan publik bagi warga binaan.
Komitmen tersebut ditegaskan usai menghadiri Bimbingan Teknis Bidang Kerja Sama 2026 di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Medaeng, Sidoarjo, Rabu (4/11/2026).
Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Ceno Hersusetiokartiko, menegaskan pentingnya akselerasi pemasyarakatan melalui sinergi antarlembaga. Seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Jawa Timur diinstruksikan untuk proaktif menjajaki peluang kerja sama baru dengan instansi pemerintah, BUMN, sektor swasta, hingga lembaga swadaya masyarakat.
”Kemitraan strategis perlu terus diperluas untuk memperbanyak ragam program pelatihan keterampilan, kemandirian, serta rehabilitasi sosial bagi warga binaan,” ujar Ceno saat membuka acara.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Direktorat TI dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Sri Susilarti, mengingatkan pentingnya pemetaan potensi wilayah agar setiap nota kesepahaman (MoU) yang disepakati berjalan tertib hukum, akuntabel, terukur, dan berdampak nyata.
Merespons arahan tersebut, Kepala Rutan Surabaya menyatakan kesiapan jajarannya untuk memodernisasi pola kemitraan. Ia menekankan bahwa sinergi yang dibangun tidak boleh berhenti sebagai formalitas semata.
”Kerja sama bukan sekadar formalitas penandatanganan dokumen di atas kertas. Harus ada dampak langsung pada peningkatan kualitas pembinaan warga binaan dan kesiapan mereka untuk kembali diterima di tengah masyarakat,” tegas Kepala Rutan Surabaya.
(Basri)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini