SURABAYA° Pt.com _ Persebaya Surabaya sukses mengamankan tiga poin penuh usai menundukkan rival sengitnya, Madura United, dengan skor meyakinkan 3-1 dalam lanjutan kompetisi Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Laga penuh gengsi yang diwarnai drama kartu merah dan gol-gol di pengujung pertandingan ini sukses memuaskan ribuan pasang mata suporter kedua tim yang memenuhi stadion.
Babak Pertama: Dominasi Awal Bajul Ijo
Bermain di hadapan pendukung fanatiknya, Bonek, Persebaya langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit kick-off dibunyikan, hasilnya berbuah manis pada menit ke-22.
Pemain asal Portugal, Miguel Pereira, sukses memecah kebuntuan lewat tendangan terarahnya yang menjebol gawang Madura United. Gol cepat ini membakar semangat anak asuh Persebaya, sekaligus menjaga keunggulan 1-0 tetap aman hingga turun minum.
Babak Kedua: Drama Kartu Merah & Kejutan Madura United
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan semakin panas. Madura United mengubah strategi dengan tampil lebih agresif dan menekan lini pertahanan tuan rumah.
Petaka nyaris menghukum Persebaya pada menit ke-50, beruntung sepakan pemain Madura United masih melambung tipis di atas mistar gawang yang dikawal oleh Reza Arya.
Pertandingan semakin berjalan dramatis ketika Madura United harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-65. Paulo Sitanggang diganjar kartu merah langsung usai melakukan pelanggaran keras terhadap Arief Catur Pamungkas.
Namun, di luar dugaan, justru tim tamu yang berhasil mencuri momentum. Hanya berselang tiga menit dari kartu merah tersebut, Gali Freitas sukses mengejutkan pendukung tuan rumah lewat gol spektakulernya melalui eksekusi tendangan bebas, mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1.
Klimaks Menit Akhir: Penalti dan Gol Pengunci Kemenangan
Terkejut dengan gol balasan tersebut, Persebaya langsung menggempur pertahanan Laskar Sape Kerrab. Peluang demi peluang diciptakan oleh Toni Firmansyah, Yann Mabella, hingga Rivera, namun lini belakang dan kiper Madura United tampil cukup disiplin.
Kebuntuan akhirnya pecah saat pertandingan memasuki masa krusial. Pada menit ke-90+1, wasit menunjuk titik putih setelah Persebaya mendapatkan hadiah penalti. Yuran Fernandes yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna, melepaskan tembakan tenang yang membawa Bajul Ijo kembali memimpin 2-1.
Belum cukup sampai di situ, pesta pendukung Persebaya semakin lengkap di masa injury time. Penyerang asal Kongo, Yann Mabella, sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+7 lewat gol penutup yang memastikan kemenangan berubah menjadi 3-1.
Gol penutup tersebut sekaligus menjadi peluit akhir pertandingan, memastikan tiga angka penuh tetap tinggal di Surabaya dan mengukuhkan malam yang manis bagi publik Gelora Bung Tomo.
(Red)


Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini