Menu

Menyulam Doa dan Pengabdian: Pemdes Medaeng Teguhkan Semangat Hari Santri untuk Indonesia

Oktober 22, 2026

SIDOARJO° Pt.COM _ Di bawah naungan langit Desa Medaeng, Kecamatan Waru, gema penghormatan untuk para penjaga benteng keimanan dan kebangsaan membumbung tinggi. Kepala Desa Medaeng, Alex Kuswanto, bersama seluruh jajaran Pemerintah Desa (Pemdes) Medaeng, melantunkan ucapan Selamat Hari Santri—sebuah simfoni apresiasi atas jejak sejarah panjang para santri yang tak pernah lelah merawat kemerdekaan, menjaga utuhnya bumi pertiwi, dan menyirami pembangunan bangsa dengan ketulusan jiwa.

​Mengusung tajuk yang sarat makna, “Santri Mengabdi, Negeri Berarti,” Alex Kuswanto merajut harapan agar lentera keteladanan—tentang keikhlasan yang dalam, kedisiplinan yang kokoh, dan pengabdian yang tanpa tepi—dapat terus menerangi langkah seluruh lapisan masyarakat.

​Menenun Akhlak, Merawat Ibu Pertiwi

​Hari Santri bukan sekadar coretan angka di atas kalender sejarah, melainkan momentum suci untuk menundukkan kepala, mengenang kembali tetesan keringat dan darah para ulama serta santri pendahulu dalam merebut kemerdekaan.

Santri diartikan bukan hanya sebagai penuntut ilmu agama di sudut-sudut pesantren, melainkan sosok penyala harapan yang menebarkan benih toleransi, akhlak mulia, dan rasa cinta Tanah Air di tengah kehidupan bermasyarakat.

​“Santri Mengabdi, Negeri Berarti bukan sekadar bait slogan semata. Ia adalah panggilan jiwa tentang ketulusan, kepedulian, dan kebersamaan dalam membangun Indonesia yang lebih bermartabat,” ungkap semangat yang terpancar dari pesan Pemdes Medaeng.

Baca Juga :  Momentum Hari Jadi ke-495: Bangkalan Siap Jadi Daerah Ramah Investasi, Aman, dan Berbudaya

​Bagi Pemerintah Desa Medaeng, pancaran nilai-nilai santri ini selaras dengan cita-cita mulia dalam membangun tatanan desa yang harmonis, rukun, dan saling menguatkan. Gotong royong dan kepedulian sosial yang diajarkan di bilik-bilik pesantren diharapkan mampu mewujud menjadi aksi nyata:

  • ​Saling merangkul dalam perbedaan dan menjaga kerukunan antarsesama.
  • ​Menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk syukur atas karunia Sang Pencipta.
  • ​Menumbuhkan benteng karakter bagi generasi muda di tengah derasnya arus modernisasi dan teknologi.

​Menatap Masa Depan dengan Ilmu dan Akhlak

​Peringatan ini menjadi pengingat betapa indahnya perpaduan antara keimanan yang tinggi dan pengetahuan yang luas. Pemdes Medaeng mengajak seluruh warga masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Santri sebagai panggilan untuk mempererat tali silaturahmi, meneguhkan persatuan, dan menanamkan kebermanfaatan di mana pun kaki memijak.

​Semoga dari rahim perjuangan santri, terus lahir generasi yang mandiri, berilmu tinggi, berakhlak mulia, serta senantiasa menjadi suluh penerang bagi kemajuan, kedamaian, dan kejayaan Indonesia.

 

(Basri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini

dark_mode